Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Di NTT, 15 Warga Masuk Daftar ODP Corona
KESEHATAN

Di NTT, 15 Warga Masuk Daftar ODP Corona

By Redaksi18 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan sejauh ini terdapat 15 warganya masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) terkait corona.

Ke-15 orang tersebut sedang dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19

“Sampai dengan siang ini terdapat 15 orang yang masuk dalam ODP, dan sedang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 yakni di RSUD W.Z Johannes Kupang dan RSUD TC Hillers Maumere,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere kepada wartawan di Kupang, Rabu (18/03/ 2020).

Ke-15 warga NTT tersebut dirawat di RSUD TC Hillers di Maumere dan RSUD W.Z Johannes Kupang, setelah sebelumnya hanya terdapat 13 orang.

“Mereka sedang dalam perawatan di RS T.C Hilers dan RSU Johanes Kupang, termasuk pasien rujukan dari RS SK Lerik,” tegasnya.

Saat ini kata Dominikus, mereka dalam pemantauan berada di ruang isolasi untuk dilakukan observasi. Dua orang dirawat di Maumere dan sisanya 13 orang dirawat di RS WZ Johanes Kupang.

Ia mengatakan pihaknya akan terus meng-update informasi terkait orang dalam pemantauan Covid-19.

Karena saat ini tegas dia, NTT telah masuk kategori kedaruratan corona atau setara kejadian luar biasa (KLB).

“Kami akan update laporan ODP di seluruh NTT, karena sudah masuk kategori kedaruratan kesehatan,” katanya.

Guna mengantisipasi merebaknya virus corona di wilayah NTT, maka pemerintah NTT menutup sementara wilayah perbatasan Indonesia- Timor Leste.

“Saya sudah minta Kepala Badan Perbatasan untuk berkoordinasu menutup wilayah perbatasan,” tegas Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, belum lama ini

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Virus Corona
Previous ArticleTerkait Kasus Bawang Merah, Permaper Malaka: Tuding Harus Punya Bukti
Next Article Empat ODP di NTT Dinyatakan Negatif Virus Corona

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.