Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Satu PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Komodo, Karo Humas NTT: Beliau Sebelumnya Memiliki Riwayat Sakit
KESEHATAN

Satu PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Komodo, Karo Humas NTT: Beliau Sebelumnya Memiliki Riwayat Sakit

By Redaksi25 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius A. Jelamu (berbaju putih) saat memberikan keterangan pers di kantor Gubernur NTT, Rabu, 25 Maret 2020 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Satu orang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia di RSUD Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (25/03/2020).

Pasien laki-laki berinisial SS itu meninggal di sekitar pukul 06.00 Wita. SS merupakan pasien rujukan dari RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Baca: Satu PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Komodo

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius A. Jelamu mengatakan, almarhum SS sebelumnya memiliki riwayat sakit.

“Beliau sebelumnya memang memiliki riwayat sakit,” ungkap Marius kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu siang.

Menurut Marius, almarhum ber-KTP Surabaya, Jawa Timur. Jauh sebelumnya, SS pernah dirawat di Surabaya.

“Kenapa dia dirawat di Surabaya karena komplikasi itu ada ginjalnya, ada sesak napasnya dan sebagainya,” pungkasnya.

Karena tidak ada perubahan kata dia, keluarganya mengirim ke kampung halamannya di Kecamatan Kuwus Barat, Manggarai Barat.

“Sesampai di kampung almarhum tidak ada perubahan. Maka dibawalah ke RSUD Ben Boi Ruteng,” ungkap Marius.

“Begitu sampai di Ruteng menurut penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Manggarai, sebagaimana biasanya dia diisolasi dan dirawat,” tambahnya.

Pada Selasa (24/03) malam almarhum dirujuk ke RSUD Komodo, Manggarai Barat. Sebab, kata dia, RSUD Komodo merupakan rumah sakit rujukan Covid-19.

“Tetapi, tadi pagi sekitar pukul 06.00 Wita almarhum meninggal dunia,” tuturnya

Marius menegaskan, pemeriksaan di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng belum ada tanda-tanda bahwa almarhum positif Covid-19

“Belum ada tanda-tanda. Dan kami belum mendapatkan penjelasan medikalnya dari Manggarai Barat,” tegasnya.

Ia menuturkan, almarhum meninggal dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), bukan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Tetapi pasien dalam pengawasan,” tutur mantan Kadis Pariwisata Provinsi NTT itu.

Pemerintah Provinsi NTT tambah dia, mengarahkan agar penguburannya betul-betul aman.

Sesuai juga petunjuk Gubernur NTT, kata dia, kendatipun belum ada konfimasi bahwa positif virus corona, tetapi keluarga tidak boleh menyentuh jenazah.

“Itu kita antisipasi. Jadi, bapak Gubernur mengatakan kepada kita mau mengantisipasi,” pungkas Marius.

Marius juga menyampaikan rasa berduka mendalam terhadap almarhum dan kepada keluarganya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang RSUD Komodo RSUD Ruteng Virus Corona
Previous ArticleTutup Sementara Pasar Eban, Bupati TTU Apresiasi Langkah Camat Miobar
Next Article Demokrat NTT Bagi Masker Gratis dan Semprot Cairan Disinfektan

Related Posts

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026

Kuasa Hukum Gama Ferroh Desak Polda NTT Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Akun TikTok “Lika Liku”

8 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026
Terkini

Manusia dalam Babel Digital

13 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.