Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»47 Miliar untuk Covid-19, Ketua Fraksi Hanura Sikka: Harus Dikelola dengan Baik
HEADLINE

47 Miliar untuk Covid-19, Ketua Fraksi Hanura Sikka: Harus Dikelola dengan Baik

By Redaksi17 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Fraksi Hanura DPRD Sikka, Vinsensius Langga (Foto: Are De Peskim/VoxNtt)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT-DPRD Sikka telah menyetujui usulan anggaran Pemda Sikka untuk pencegahan dan penanganan COVID 19. Dana sebesar Rp 47 miliar tersebut ditetapkan sebagai anggaran mendahului perubahan.

Terkait hal itu, Ketua Fraksi Hanura, Vinsensius Langga menghimbau Pemda Sikka agar hati-hati dalam mengelola dana sebesar itu. Anggaran yang ada harus dikelola dengan baik.

“Harus belajar dari bencana letusan Gunung Rokatenda. Kami tidak mau selesai bencana COVID-19 ini muncul lagi bencana baru,” ungkapnya kepada VoxNtt.com pada Kamis (16/4/2020).

Bencana baru yang dimaksudkan politisi asal Palue ini adalah penyalahgunaan anggaran seperti Kasus Korupsi Dana Bansos pada penanganan bencana meletusnya Gunung Rokatenda beberapa tahun silam.

“Di Banggar kemarin kami tekankan lebih ke pencegahan dan Jaring Pengaman Sosial untuk masyarakat terdampak,” tegasnya.

Vinsen mengapresiasi kerja Pemda Sikka, Forkopimda dan terutama Satgas COVID-19 Sikka atas kerja-kerja selama sebulan belakangan.

“Masyarakat semua harus bersatu padu saling mengingatkan untuk patuh terhadap himbauan pemerintah soal cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” tandasnya.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com total anggaran Rp 47 miliar yang dialokasikan untuk Pencegahan dan Penanganan COVID 19 di Sikka tersebut didistribusi ke sejumlah instansi.

Dinas Kesehatan mendapat jatah sebesar Rp 21 M, RSUD T.C. Hillers mendapat jatah Rp 10 M, Dinas Ketenegakerjaan dan Transmigrasi mendapat jatah Rp 1 M, Dinas Ketahanan Pangan mendapat jatah Rp 500 juta lebih, Dinas Pertanian mendapat jatah Rp 7 M, BPKAD mendapat jatah Rp 200 juta dan Sekretariat DPRD mendapat jatah Rp 100 juta.

Sisanya sebesar Rp 8 M digunakan untuk penanganan dampak ekonomi dan Rp 7 miliar untuk penanganan dampak sosial.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K

covid-19 DPRD Sikka Sikka
Previous ArticlePemda Mabar Minta Wartawan Ikut Mendata Pekerja yang Terdampak Covid-19
Next Article BRI Maumere Ringankan Pembayaran Kredit Bagi Sektor Usaha Terdampak Corona

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.