Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Tahun 2019, Bank NTT Cabang Kefamenanu Raup Keuntungan 36 Miliar
Ekbis

Tahun 2019, Bank NTT Cabang Kefamenanu Raup Keuntungan 36 Miliar

By Redaksi6 Mei 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu Edy Ganggus saat ditemui wartawan di Kantor Bupati TTU, Rabu, 06 Mei 2020 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Edy Ganggus, pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Kabupaten TTU menyebutkan pada tahun 2019 pihaknya berhasil meraup keuntungan hingga Rp 36.699.000.000. Itu terhitung hingga 31 Desember 2019.

Namun jumlah tersebut, jelas dia, masih tidak mencapai target yang sudah ditetapkan. Di mana sesuai ketetapan direksi Bank NTT, target keuntungan yang ditetapkan untuk tahun 2019 sebesar Rp 39 Miliar.

“Untuk laba target kita sebenarnya Rp 39 Miliar jadi kurang Rp 2 Miliar lebih yang tidak tercapai,” jelas Edy saat diwawancarai wartawan di Kantor Bupati TTU, Rabu (06/05/2020).

Edy menuturkan keuntungan Rp 36 Miliar tersebut paling besar bersumber dari bunga kredit.

Hingga akhir Desember 2019, jelas dia, jumlah kredit yang dikucurkan pihaknya sebesar Rp 579 Miliar.

Selain itu juga dari biaya jasa-jasa seperti transfer, ATM bersama serta sejumlah jasa pelayanan lainnya.

“Jadi income kita itu paling besar dari bunga kredit yang kita lemparkan,” tuturnya.

Edy menambahkan, pengelolaan terhadap kredit bermasalah pada tahun 2019 juga terbilang cukup bagus.

Itu terbukti rasio kredit bermasalah pada tahun 2019 hanya sebesar 0,65 %.

Jumlah tersebut jauh di bawah standar regulasi yang ditetapkan sebesar 5%.

“Itu menunjukkan pengelolaan kredit bermasalahnya bagus itu artinya jumlah kredit bermasalah disini sedikit,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Bank NTT TTU
Previous ArticleKaban Keuangan Manggarai: Dana 21 Miliar Belum Cair dan Masih Utuh
Next Article Usai Deklarasi, Perpenda Siap Jaga Perdamaian di Malaka

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

PN Kupang Kabulkan Praperadilan Chris Liyanto, Jaksa Terbitkan Sprindik Baru Kasus Kredit Rp5 Miliar Bank NTT

23 Februari 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.