Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Rencana Sambut PMI di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Respon Keuskupan Agung Ende
KOMUNITAS

Rencana Sambut PMI di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Respon Keuskupan Agung Ende

By Redaksi27 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua KKPP-MP, Pastor Reginald Pi Perno saat diwawancarai PMI beberapa waktu lalu di Ende (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Salah satu poin kesepakatan pemerintah terkait rencana kedatangan sedikitnya 5000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT dari luar negeri mendapatkan respon banyak pihak. 

Selain PADMA Indonesia, Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPP-MP) Keuskupan Agung Ende juga turut merespon kebijakan tersebut.

Baca: PADMA Tanggapi Kebijakan Pemprov NTT di Tengah Wabah Corona

Ketua KKPP-MP Pastor Reginald Pi Perno menegaskan, langkah antisipasi masing-masing daerah jelang menyambut ribuan kedatangan PMI ke NTT mesti dipastikan.

Sebab, wabah virus corona hingga saat ini belum diharapkan berhenti, justru keadaan sebaliknya.

“Semua data mengenai para migran ini belum bisa dipastikan. Tapi baik juga sebagai langkah antisipasi bagi Pemda untuk menyiapkan berbagai sarana,” kata Pastor Perno yang juga menjabat sebagai Ketua Posko Keuskupan Agung Ende Tanggap Covid-19 melalui rilis kepada VoxNtt.com, Rabu (27/05/2020) malam.

Pastor Perno kembali menegaskan perlu ada langkah konkret dari masing-masing pemerintah daerah terutama untuk menyiapkan sarana pra sarana dan  sumber daya untuk mencegah Covid-19 agar tidak menyebarkan.

Penegasan itu untuk mengantisipasi tiga hal penting yang diutarakan Pastor Perno dalam rencana kedatangan ribuan PMI ke NTT. Berikut kutipannya;

Pertama, bagaimana kesiapan gugus tugas untuk mengawasi jalan-jalan masuk para migran itu. Karena kita harus antisipasi jangan sampai para migran kita ada yang terindikasi positif Covid-19.

Kedua, bagaimana pemerintah daerah (Pemda) mesti menyiapkan tempat-tempat karantina yang berkualitas.  Artinya, sesuai protap protokol kesehatan yang disarankan WHO diterapkan, sehingga tidak melahirkan klaster-klaster baru.

Ketiga, kesiapan masyarakat kita untuk menerima para migran kita yang datang ke kampung-kampung. Sehingga tidak ada stigma bahwa mereka (para PMI) ini pembawa penyakit.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Keuskupan Agung Ende Virus Corona
Previous ArticleKomunitas Sentuhan Kasih Yogyakarta Bantu Sembako untuk Mahasiswa Asal Malaka
Next Article Kebijakan Kehidupan “New Normal” Pemprov NTT Bisa Jadi ‘Buah Simalakama’

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.