Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ikut Terdampak Covid-19, PSK di Nagekeo Berpeluang Dapat Bantuan dari Kemensos
NTT NEWS

Ikut Terdampak Covid-19, PSK di Nagekeo Berpeluang Dapat Bantuan dari Kemensos

By Redaksi28 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sirilus Moa, SE, Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo. (Foto: Patrick/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Beberapa Pekerja Seks Komersial (PSK) di Mbay ibu kota Kabupaten Nagekeo, NTT mulai merasakan dampak dari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penghasilan dari jasa esek-esek mereka menurun drastis selama masa pandemi Covid-19.

Penurunan pendapatan para PSK terjadi sejak Pemerintah Kabupaten Nagekeo memberlakukan pembatasan sosial (social distancing).

Kebijakan itu diduga telah pemicu menurunnya jumlah pelanggan yang hendak menggunakan jasa mereka.

M, salah seorang PSK asal Provinsi Sulawesi Selatan mengaku, biasanya sebelum adanya pemberlakuan pembatasan sosial (social distancing) satu PSK diperkirakan dapat melayani satu hingga tiga pelanggan dalam waktu satu malam.

Dari jumlah itu, mereka memperoleh penghasilan sekitar Rp 200-400 ribu per malamnya.

Selama satu bulan, uang dari jasa esek-esek yang diperoleh dari pelanggan ditaksir berkisar antara 3 – 6 Juta rupiah.

Apalagi, para PSK itu umumnya adalah orangtua tunggal. Uang itu juga untuk membiayai kebutuhan anak-anak mereka.

Angka itu dianggap cukup juga untuk memenuhi kebutuhan para PSK selama satu bulan.

Itu sudah termasuk untuk membiayai sewa kamar, kebutuhan makan dan minum, pulsa, kosmetik, kebutuhan pembelian rokok dan alat kontrasepsi.

Namun setelah adanya wabah virus corona atau Covid-19, jumlah pelanggan yang membutuhkan layanan mereka menurun secara drastis.

“Saat corona ini, satu bulan paling dua atau tiga orang saja Pak. Sepi sekali soalnya,” kata M.

M berharap Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Sosial dapat ikut membantu mereka melalui pemberian bantuan langsung tunai (BLT).

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo Sirilus Moa mengatakan, salah satu upaya pemerintah untuk membantu para PSK adalah melalui bantuan paket uang dan Sembako yang diberikan langsung oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Menurutnya, meski tidak ada regulasi yang mengatur secara khusus, namun kelompok PSK masuk dalam kategori sebagai penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang bisa dibantu melalui bantuan paket Sembako dan uang tunai dari Kemensos.

Adapun bantuan yang akan diberikan berupa uang, beras, minyak goreng, telur dan jenis Sembako lainnya.

Persoalannya, pihaknya belum mengantongi identitas dan jumlah PSK yang ada di Kabupaten Nagekeo.

“Dan kalau untuk PSK itu ada teman saya yang di bidang sebelah itu, Pak Papin Abraham namanya. Dia lebih tahu tentang PSK. Dia di bidang rehabilitasi sosial,” kata Sirilus kepada VoxNtt.com, Rabu (27/05/2020).

Saat ini, Bidang Perlindungan Sosial tengah fokus memberi bantuan kepada keluarga tidak mampu di luar PNS, TNI, Polri dan aparat desa sesuai arahan Dirjen Penanganan Fakir Miskin.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleKakanwil Kemenhumkam NTT Resmikan Layanan Terpadu Rutan Kelas II B Kupang
Next Article Suhu Bayi Aisyah Naik 39 Derajat Celcius, Ini Hasil Tes Swabnya

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.