Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bantuan Covid-19 dari APBD II Tak Kunjung Cair, Ini Alasan Pemda Manggarai
Regional NTT

Bantuan Covid-19 dari APBD II Tak Kunjung Cair, Ini Alasan Pemda Manggarai

By Redaksi26 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Fansi Jahang, Sekretaris Daerah Manggarai (Foto: Pepy Kurniawan/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Hingga kini bantuan ‘social safety net’ Covid-19 yang bersumber dari APBD II Manggarai tak kunjung cair.

Sekretaris Daerah Manggarai, Fansi Jahang mengatakan keterlambatan itu karena adanya verifikasi nama penerima bantuan.

Hal itu untuk mengantisipasi adanya pendobelan nama penerima bantuan, apalagi bantuan sosial terkait Covid-19 masuk dari beberapa sumber.

Itu seperti bantuan sosal yang bersumber dari Kementerian Sosial, provinsi, kabupaten dan dana desa.

Verifikasi selama ini dilakukan di inspektorat Kabupaten Manggarai. Karena pendobelan nama penerima menurut dia, berdampak pada konflik di tengah masyarakat.

“Kita lama ini, karena verifikasi validasi data adanya pendobelan. Sehingga verifikasinya cukup lama,” ungkapnya saat ditemui VoxNtt.com, Senin (24/08/2020).

Namun ia mengungkapkan, tidak lama lagi bantuan Covid-19 yang bersumber dari APBD II tak lama lagi akan dicairkan.

“Khusus untuk yang bersumber dari APBD II itu yang sekitar 12 Miliar lebih, tidak lama lagi akan segera dibagi. Awal September sudah dibagikan itu,” katanya.

“Sudah Ok semua, kurang lebih ada 6300-an kalau saya tidak salah. Saya juga tidak terlalu hafal angkanya. Sehingga sudah saatnya untuk segera dicairkan,” tambahnya lagi.

Sekda Fansi juga menyampaikan permohonan maaf atas adanya keterlambatan ini. Namun hal itu untuk kebaikan bersama agar tidak ada konfik nantinya.

“Pemerintah daerah juga selama ini berpikir kalau sudah terlalu lama, tapi semuanyakan harus diverifikasi. Itupun tidak menjamin kalau tidak ada masalah nantinya,” tutupnya.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Manggarai
Previous ArticlePaket Deno-Madur Siap Daftar di KPU Manggarai
Next Article Gelar Saat Pandemi, PKKMB Unika Ruteng Ikuti Protokol Kesehatan

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.