Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»15 Guru Komite di SMKN 1 Wae Rii Dipecat, Dinas P&K NTT Dinilai Lamban
NTT NEWS

15 Guru Komite di SMKN 1 Wae Rii Dipecat, Dinas P&K NTT Dinilai Lamban

By Redaksi31 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Koordinator Forum Guru Komite SMKN 1 Wae Rii Petrus Mbana. (Foto: Yohanes/VoxNTT.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com – Sebanyak 15 orang guru komite di SMKN 1 Wae Rii, Kabupaten Manggarai dipecat oleh Kepala Sekolah.

Pemecatan guru-guru diduga terkait demonstrasi yang digelar beberapa waktu lalu.

“Pemecatan dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2020. Ada 15 guru komite yang dipecat,” ujar Koordinator Forum Guru Komite SMKN 1 Wae Rii Petrus Mbana saat ditemui di Ruteng, Senin (31/08/2020).

Mbana melanjutkan, 15 guru yang dipecat termasuk dalam kelompok guru yang menggelar demonstrasi dan menyatakan mosi tidak percaya kepada kepemimpinan Kepala Sekolah, Yustin Romas.

“Kami dianggap tidak bekerja di bawah koordinasi Kepala Sekolah dan dianggap tidak bersedia mengikuti pembinaan,” jelas Mbana.

Padahal, pasca demonstrasi guru-guru, Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi NTT, Adelino Soarez sudah mendatangi sekolah tersebut.

Saat itu, Adelino perintahkan Kepala Sekolah untuk tidak melakukan intimidasi dan pemecatan.

“Alasan pemecatan ini tidak bijak dan kami anggap sebagai sebuah arogansi kekuasaan.  Kepala Sekolah telah melanggar perintah Dinas P dan K NTT melalui Kabid GTK,” ujar Mbana.

Menanggapi pemecatan itu, forum guru melaporkan Kepala Sekolah Yustin Romas ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.

“Kami mohon kepada bapak Kepala Dinas untuk segera mengambil sikap dan keputusan terkait kemelut SMK Negeri 1 Wae Rii,” harapnya.

Para guru mengaku kecewa karena lambannya Pemprov NTT melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat kemelut terkatung-katung dan menimbulkan masalah baru.

Sebagai ungkapan kekecewaan, mereka memboikot pembelajaran daring hingga persoalan di sekolah itu diselesaikan. Boikot pembelajaran daring dilakukan oleh 25 orang guru komite sebagai bentuk solidaritas.

“Kami 25 guru komite akan melakukan boikot kegiatan pembelajaran daring,” tutup Mbana.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Wae Rii Yustin Romas tidak menanggapi ketika ditanya alasan dirinya memecat guru-guru tersebut.

Penulis: Yohanes

Adelino Soarez Dinas Pendidikan NTT Kabupaten Manggarai Manggarai SMKN 1 Wae Rii
Previous ArticleDiduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Bendahara di NTT Jadi Tersangka
Next Article PDIP Optimistis Menang Pilkada untuk 9 Kabupaten di NTT

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.