Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ende Kembali Zona Hijau Covid-19, Bupati: Ada Sanksi Jika Tak Taat Protokol Kesehatan
NTT NEWS

Ende Kembali Zona Hijau Covid-19, Bupati: Ada Sanksi Jika Tak Taat Protokol Kesehatan

By Redaksi4 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Ende H. Djafar H Achmad saat ditemui Wartawan usai membuka kegiatan BLK di Wisma Emaus (Foto : Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNTT-Bupati Ende H. Djafar H. Achmad meminta masyarakat untuk terus menaati protokol kesehatan meski wilayah setempat kembali ke zona hijau dari wabah virus corona (Covid-19).

Ia menyatakan, wabah Covid-19 akan datang silih berganti jika setiap orang tidak berpegang teguh pada tata cara kesehatan.

“Merah atau hijau kita tetap konsisten pada protokol kesehatan. Hari ini hijau mungkin besok merah. Terus bergantian,” kata Bupati Djafar setelah dikonfirmasi VoxNtt.com melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat (04/09/2020) sore.

Bupati menegaskan, setiap orang akan menerima sanksi jika tidak menjalankan protokol kesehatan di tengah kebijakan tatanan kehidupan baru. Sanksi ialah kondisi wilayah setempat akan kembali zona merah Covid-19.

Ia menerangkan, dengan situasi aktivitas orang secara bebas bergerak maka tidak menutup kemungkinan kondisi itu akan terbalik.

Artinya, setiap orang bertanggung jawab dan berkewajiban untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ende.

“Karena kita terus bergerak. Oleh karena itu protokol kesehatan menjadi amat penting untuk kita semua,” kata Djafar.

Untuk diketahui, informasi semua pasien Covid-19 sembuh dikabarkan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, dr. Muna Fatma pada Jumat sore.

Dalam grafika yang diterima wartawan, dari total 155 spesimen Swab Tes, 18 di antaranya terkonfirmasi Covid-19. Ke-18 pasien saat ini dinyatakan sembuh.

Pemerintah juga mencatat, tak ada positif Covid-19 di Ende yang meninggal dunia.

Penulis: Ian Bala

Editor: Boni J

Previous ArticleBelasan Ribu Massa Ikut Deklarasi Paslon SBS-WT di Malaka
Next Article Luncurkan Desa Digital Nanganesa, Kepala DPMD Ende: Jangan Hangat-hangat Tahi Ayam

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.