Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Pemkab Mabar Dorong Ibu Rumah Tangga di Desa Siru untuk Berwirausaha
VOX DESA

Pemkab Mabar Dorong Ibu Rumah Tangga di Desa Siru untuk Berwirausaha

By Redaksi22 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan pelatihan tata boga yang diikuti oleh 20 orang ibu rumah tangga di Desa Siru, Senin (21/09/2020) (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar pelatihan tata boga di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Senin (21/09/2020).

Kegiatan ini dilakukan sebagai usaha untuk mendorong ibu rumah tangga di Desa Siru agar berwirausaha.

Kepala Disnakertrans Mabar Maria A.M. Daduk mengatakan output yang ingin dihasilkan dari kegiatan tersebut yakni mampu menciptakan wirasuhawan baru di desa-desa.

“Kami juga mendorong pasca kegiatan ini ibu-ibu di Desa Siru bisa mandiri, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru,” ungkap Maria kepada VoxNtt.com.

Maria menjelaskan, potensi industri rumahan di Manggarai Barat sangat baik, seiring ditetapkanya Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium.

“Agar usaha kita pemasaranya sampai ke swalayan dan hotel, kita harus kreatif membuat kemasan yang juga premium. Selama ini kita masih kalah saing dalam soal kemasan,” tegas Maria yang juga Ketua tim penggerak PKK Mabar.

Sementara itu, Kepala Desa Siru Sumardi mengapresiasi Dinsnakertrans yang telah memilih Desa Siru sebagai tempat pelatihan tata boga.

Kegiatan ini kata Sumardi, setidaknya dapat meningkat kompetensi dan kemampuan peserta dalam membuat kue.

“Di antara peserta pelatihan sudah ada yang merintis usaha industri rumahan, seperti jualan kue, dan gorengan,” ungkap Sumardi.

Ia berharap usai kegiatan tersebut, para peserta bisa membuka usaha baru dengan bekal pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan.

Salah satu peserta pelatihan Siti Rofiah, mengucapkan terima kasih kepada Kadis Nakertrans yang telah menyelenggarakan pelatihan tersebut.

Pelatihan tersebut kata Siti, sangat bermanfaat buat ibu-ibu rumah tangga di Desa Siru.

Untuk diketahui, kegiatan pelatihan tata boga diikuti oleh 20 orang ibu rumah tangga selama satu hari penuh.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Desa Siru Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleTata Kawasan Gua Batu Cermin, Pemerintah Pusat Alokasikan Anggaran Rp27,5 Miliar
Next Article Tumpang Tindih Masalah di Desa Aebara Ende hingga Molor Pembayaran BLT

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.