Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Julie Laiskodat akan Berikan Beasiswa Bagi Anak Korban Jatuh di Sumur
HEADLINE

Julie Laiskodat akan Berikan Beasiswa Bagi Anak Korban Jatuh di Sumur

By Redaksi20 Oktober 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ibu Julie Sutrisno Laiskodat sedang berdoa untuk tiga arwah sebagai korban kecelakaan kerja penggalian sumur di Mautenda, Wewaria, Ende (Foto: Berlyn)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat berjanji akan menanggung biaya pendidikan atau beasiswa bagi anak dari ketiga korban kakak beradik di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Ketiga korban itu ialah Benyamin Sebario (35), Bambang Nur Mandiri (31) dan Donatus Jaga Lau, (23) yang merupakan korban kecelakaan kerja saat melakukan penggalian sumur di Dusun Anaranda Dua (2), Desa Mautenada, Kecamatan Wewaria.

Baca Juga: Breaking News: Tiga Kakak Beradik di Ende Meninggal Dunia di Sumur

Pada sela-sela kegiatan Reses DPR RI di wilayah setempat pada Senin (19/10/2020) sore, Julie bersama rombongan sempat mampir ke rumah duka. Ia juga menyatakan turut belasungkawa atas peristiwa yang menimpa keluarga mereka.

“Saya mendengar kabar duka yang menimpa tiga keluarga di dusun Anaranda dua, Desa Mautenda, Kecamatan Wewaria. Sebagai Ibu dan Bunda bagi seluruh masyarakat NTT, kabar duka ini juga menjadi duka buat saya dan keluarga,” kata Julie saat itu.

“Ini peristiwa yang tidak kita inginkan bersama, namun takdir dan kehendak Ilahi di luar dari jangkauan kita. Saya hadir di tempat ini sebagai wujud tanggung jawab saya sebagai bunda bagi masyarakat NTT dalam suka dan duka. Di samping itu saya juga datang untuk menghibur dan menguatkan seluruh anggota keluarga yang ditinggalkan,” sambung Julie.

Ketua Penggerak PKK NTT Julie S. Laiskodat sedang memberikan penguatan kepada keluarga tiga korban jatuh sumur di Ende (Foto: Berlyn)

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT itu menyatakan dengan peristiwa yang menimpa tiga korban kakak beradik yang juga sebagai tulang punggung keluarga justru membuat istri bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keluarga dan nasib anak-anak yang sedang duduk di bangku sekolah.

Untuk meringankan beban itu, ia bersama Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat akan memberikan beasiswa kepada anak-anak mereka pada setiap jenjang pendidikan.

“Saya sangat berduka dengan peristiwa ini, apalagi saya bertemu langsung dengan istri dan anak-anak dari ketiga korban. Sebagai ibu dari masyarakat NTT, saya juga merasakan apa yang dirasakan istri dan anak-anak korban, atas kehilangan suami yang menjadi tulang punggung keluarga,” katanya.

“Saya sudah menyampaikan peristiwa dan kondisi ini kepada Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat. Gubernur juga menyampaikan ucapan turut berbela sungkawa, dan langsung memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak para korban. Bantuan yang akan diberikan tersebut dalam bentuk beasiswa sesuai jenjang pendidikan anak para korban. Dan akan diberikan terus hingga anak-anak para korban menyelesaikan pendidikannya. Ini satu bentuk dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin dan bapak bagi masyarakat NTT,” terang Julie yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemenang Teritorial Bali dan Nusra Partai NasDem.

Untuk diketahui, kunjungan Julie Laiskodat bersama rombongan membuat keluarga tiga korban itu histeris.

Tangis dan haru keluarga pecah ketika Anggota DPR RI tersebut memeluk dan menyapa seluruh anggota keluarga. Situasi ini membuat puluhan masyarakat yang hadir di dalam tenda duka ikut meneteskan air mata.

Julie yang saat itu memakai gaun hitam berbalut jas motif NTT langsung duduk bersama keluarga di hadapan arca Bunda Maria. Ia pun membakar lilin lalu berdoa di tengah-tengah kerumunan keluarga.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

 

Ende Julie Laiskodat
Previous ArticlePjs Bupati Manggarai akan Pinjam Rp150 M ke PT SMI untuk Perbaikan Jalan Rusak
Next Article Golkar NTT Konsisten Dukung UU Cipta Kerja

Related Posts

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

STIPAR Ende Bekali Calon Wisudawan lewat Seminar Akademik

13 Februari 2026

PLN Sigap Tangani Kebakaran Gudang Logistik di Flores Barat

27 Januari 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.