Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sambut Pariwisata Super Premium, BKH Ajak Masyarakat Labuan Bajo Manfaatkan Tanah Kosong
HEADLINE

Sambut Pariwisata Super Premium, BKH Ajak Masyarakat Labuan Bajo Manfaatkan Tanah Kosong

By Redaksi23 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPR/MPR, Dr.Benny K.Harman, SH dalam dengar pendapat dengan tokoh masyarakat Desa Tondong Belang di Kecamatan Komodo, Kab. Manggarai Barat, Jumat, 23 Oktober 2020
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Anggota DPR/MPR, DR. Benny K.Harman, SH dalam dengar pendapat dengan tokoh masyarakat Desa Tondong Belang di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat meminta masyarakat untuk sungguh-sungguh mempersiapkan diri menyongsong Labuan Bajo sebagai daerah pariwisata.

“Kebijakan pemerintah menetapkan Labuan Bajo sebagai daerah wisata premium bukan isapan jempol. Ini sesuatu yang serius. Keseriusan pemerintah ini harus direspons dengan serius pula oleh masyarakat”, ungkap Benny yang sering disapa BKH pada jumat, 23 Oktober 2020 di depan para tokoh masyarakat tersebut.

BKH melanjutkan bahwa salah satu yang perlu direspons dari kebijakan pemerintah ini adalah dengan mengelola tanah-tanah kosong yang ada.

“Masih banyak tanah kosong yang belum diisi dengan kegiatan yang mendukung pariwisata di wilayah kita ini. Tanah-tanah kosong ini masih banyak. Jangan sampai mubazir. Kalo mubazir itu artinya kita tidak menangkap peluang dari kebijakan yang dibuat oleh pwmerintah”, tegasnya.

Karena itu, BKH menyarankan agar tanah-tanah kosong ini dikelola dengan baik agar benar-benar bermanfaat untuk kemajuan diri, keluarga dan pembangunan.

BKH mengambil contoh apa yang dilakukan dirinya di Melo atau Culu yang berjarak sekitar 15 menit dari Labuan Bajo.

“Ini sebelumnya tanah kosong. Tapi kini saya menanam 1000 (seribu) pohon durian musangking. Saya sebagai pejabat tidak bisa lagi hanya sekedar omong, tapi harus memberi contoh di depan. Ing ngarso sung tulodo kata Ki Hajar Dewantoro dulu,” ujarnya.

Kail untuk masyarakat sekarang ini tidak ada gunanya lagi kalo tidak disertai dengan tindakan menangkap ikan. Kail harus diberikan tetapi cara menggunakan kail juga harus dipraktekkan, demikian ungkap BKH di depan para tokoh tersebut.

Akhirnya BKH berharap agar apa yang dilakukannya dapat menjadi contoh dan insipirasi bagi masyarakat manggarai secara umum. (LA/VoN).

Benny K Harman Labuan Bajo Manggarai Barat Pariwisata NTT Pariwisata Super Premium
Previous ArticleCara KRC Labuan Bajo Peringati Hari Sumpah Pemuda 
Next Article Perbup Manggarai Nomor 51 Tahun 2017 Terbit Atas Rekomendasi Kemenpan-RB

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.