Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»ADD di Ende Dipotong Rp 4,5 Miliar, PDIP: Ingat Visi dan Misi Pemerintah Membangun Desa
HEADLINE

ADD di Ende Dipotong Rp 4,5 Miliar, PDIP: Ingat Visi dan Misi Pemerintah Membangun Desa

By Redaksi25 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Politisi PDIP Hj. Selviah Daifura Indradewa sedang memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPRD Ende pada Rabu (25/11/2020) siang (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNTT-Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ende menyoroti anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2021 yang rencananya akan dipotong mencapai 6,86%.

Fraksi PDIP dalam pandangan umum berharap agar pemerintah kembali menyesuaikan struktur ADD tahun 2021. Hal ini ditegaskan mengingat visi dan program kerja pemerintah membangun desa.

“Jadi begini, kita semua harus ingat visi dan misi pemerintah membangun desa menata kota. Jangan korbankan pemerintah desa di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda kita semua,” tegas politisi PDIP Hj. Selviah Daifura Indradewa kepada wartawan di Kantor DPRD Ende, Rabu (25/11/2020) siang.

Ia menerangkan, ADD tahun anggaran 2020 sebesar Rp 66,2 miliar akan diturunkan menjadi Rp 61,7 miliar pada tahun anggaran 2021. Sehingga, ADD 2021 dipotong sebesar Rp 4,5 Miliar atau Rp 4.547.540.000.

Begitupula terhadap Dana Desa (DD) yang mengalami penurunan dari Rp 202 miliar tahun 2020 menjadi Rp 199 miliar pada tahun 2021 mendatang.

“Dana desa yang dialokasikan oleh APBN sudah turun, tapi kenapa kok ADD juga turun. Memang ADD itu perhitungannya 10 persen dari APBD tapi itukan batas minimal, standar minimal. Kan bisa diatur kasihan dong masyarakat kita di desa,” kata Selviah.

Ia berpendapat bahwa Pemda Ende juga perlu memikirkan rencana pemerintah pusat dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tingkat desa akibat Covid-19. Kemudian mengenai upah aparatur dari tingkat RT/RW sebagaimana menjadi hak pemerintah desa.

Oleh karena itu, Selviah berharap agar alokasi dana desa yang bersumber dari APBD tidak perlu diturunkan. Ia mendorong agar pemerintah mengubah struktur anggaran dengan tidak mengorbankan masyarakat desa.

“Jadi dalam pandangan umum Fraksi PDIP menyarankan pemerintah untuk menggunakan diatas standar minimal 10 persen itu. Bila perlu angkanya itu sama dengan alokasi anggaran tahun 2020 ini, jangan diturunkan,” kata Salviah.

Penulis: Ian Bala

Editor: Irvan K

dana desa DPRD Ende Ende PDIP Ende
Previous ArticleDinilai Patut Pimpin Manggarai, Doktor Yustina Ndung “Semprot” Pihak yang Berpikir Salah tentang Deno-Madur
Next Article Siapakah Guru Itu?

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.