Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Usut Masalah Sengketa Lahan di Labuan Bajo, Masyarakat Apresiasi Kerja Kejati NTT
HUKUM DAN KEAMANAN

Usut Masalah Sengketa Lahan di Labuan Bajo, Masyarakat Apresiasi Kerja Kejati NTT

By Redaksi18 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yosef Sampurna Nggarang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Baru-baru ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT menetapkan 16 tersangka kasus dugaan jual beli tanah Keranga, Kelurahan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Bupati Mabar Agustinus Ch Dula masuk dalam daftar 16 tersangka dalam kasus yang ditaksasi merugikan negara kurang lebih 3 triliun itu.

Menanggapi hal tersebut, salah satu tokoh masyarakat Yosef Sampurna Nggarang mengapresiasi kerja dari Kejati NTT.

Menurutnya, langkah Kejaksaan dalam menetapkan 16 tersangka sudah lama dinantikan oleh publik Mabar dan NTT umumnya.

“Saya pribadi mengucapkan dan mengapresiasi terhadap langkah atau proses yang sudah berjalan oleh Kejaksaan NTT. Publik Manggarai Barat atau NTT sangat senang dan sangat mengapresiasi karena kehadiran Kejati NTT selama ini sangat ditunggu,” ujar Nggarang saat ditemui VoxNtt.com, Senin (18/01/2021).

Nggarang mengapresiasi Kejati NTT karena sudah bekerja secara profesional dan transparan dalam mengungkapkan kasus dugaan peralihan aset Pemkab Mabar tersebut.

“Meskipun banyak pihak yang awalnya meragukan komitmen Kejati NTT dalam menuntaskan masalah ini, tapi penetapan 16 tersangka ini menjadi asa baru dalam menuntaskan masalah agraria yang banyak terjadi di Labuan Bajo,” ungkap Sekjen Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) itu.

Penetapan tersangka dalam kasus lahan Keranga di Labuan Bajo juga kata dia, diharapkan mampu memberikan kepastian bagi para investor yang mau berinvestasi di Labuan Bajo.

“Jika ada kepastian investasi, pasti investor mau datang ke Labuan Bajo beli tanah dan pasti lapangan kerja juga akan tersedia. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi NTT,” tegas Yos

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Ikuti terus perkembangan kasus tanah Keranga, klik di sini!

Kejati NTT Keranga Mabar Manggarai Barat Tanah Keranga Yos Nggarang
Previous ArticleBupati Agas Positif Covid-19
Next Article Pemeriksaan Tambahan, Mantan Calon Wakil Bupati Mabar Dicecar 9 Pertanyaan

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.