Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Longsor Akibat Hujan Sepanjang Malam, Rumah Warga Nyaris Roboh
Regional NTT

Longsor Akibat Hujan Sepanjang Malam, Rumah Warga Nyaris Roboh

By Redaksi28 Januari 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Satu rumah warga di Dusun Laru, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara nyaris roboh akibat hujan sepanjang malam, Rabu (27/01)-Kamis (28/01)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai sejak Rabu (27/01/2021) sore hingga Kamis (28/01/2021) pagi. Hujan sepanjang malam itu menyebabkan longsor dan satu rumah warga di Dusun Laru, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara nyaris roboh.

“Hujan dari kemarin sore hingga pagi ini menyebabkan longsor di samping rumah saya. Bahkan karena longsor ini, fondasi tiang rumah saya hampir ikut turun,” ujar Petrus Wagut (70), pemilik rumah tersebut kepada VoxNtt.com, Kamis pagi.

Ia khawatir, jika hujan terus berlanjut, rumahnya akan ikut longsor. Untuk itu, Petrus mengharapkan bantuan pemerintah untuk mencegah longsoran selanjutnya.

“Jadi saya minta tolong sekali kepada pemerintah untuk membantu saya. Apalagi rumah saya berada di pinggir jalan milik Pemerintah Kabupaten Manggarai,” ujarnya.

Petrus menjelaskan, rumahnya berada di tepi jalan milik Pemkab Manggarai. Saat pengerjaan jalan, pemerintah tidak membangun tembok penahan tebing.

Petrus pun membangun tembok penahan seadanya dari sisa material saat membangun rumahnya.

“Saya sangat berharap bantuan dari pemerintah untuk membuat tembok penahan. Saya tidak punya uang, apalagi saya sudah tua, rumah saja kemarin dibuat dengan dana bantuan desa,” tutup Petrus.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Yohanes

Bencana NTT Kabupaten Manggarai
Previous ArticleItalia Gugat Dua Produsen Vaksin Covid-19
Next Article Polres Manggarai Barat Terkesan Tutupi Sejumlah Kasus

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.