Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Akses Jalan Rusak Parah, Warga Mabar Terpaksa Gotong Jenazah Sejauh 7 KM
NTT NEWS

Akses Jalan Rusak Parah, Warga Mabar Terpaksa Gotong Jenazah Sejauh 7 KM

By Redaksi28 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Kampung Tadong, Desa Watu Umpu, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat terpaksa menandu jenazah sejauh 7 Kilometer (Km), Sabtu (27/03/2021).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Warga Kampung Tadong, Desa Watu Umpu, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat terpaksa menandu jenazah sejauh 7 Kilometer (Km), Sabtu (27/03/2021). Hal itu dilakukan lantaran akses jalan menuju kampung tersebut rusak parah dan tidak dapat dilalui mobil ambulans.

Jenazah atas nama Albina Hadia itu meninggal di Puskesmas Datak. Warga kemudian menjemput jenazah di Kampung Kotok. Di titik ini, jalan rusak parah sehingga mobil ambulans tidak bisa melewatinya.

Kepala Desa Watu Umpu Lasarus Radun mengatakan, warga terpaksa menandu jenazah Albina menuju rumah duka karena akses jalan yang rusak parah.

“Memang akses jalannya rusak parah, apalagi musim hujan begini. Jadi terpaksa jenazahnya ditandu,” kata Kades Lasarus saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Minggu (28/03/2021).

BACA JUGA: Tidak Ada Jalur Transportasi, Warga Ranamasa Matim Terpaksa Gendong Pasien ke Puskesmas

Di Desa Watu Umpu sendiri, kata dia, jalan yang rusak parah tepat di Kampung Watu Kotok.

“Jadi jenazah kemarin ditandu mulai dari Kampung (Watu Kotok) itu, hingga rumah duka. Jaraknya 7 Kilo(meter),” katanya.

Dia menyebut, kejadian tersebut bukan pertama kalinya. Banyak pasein lain seperti ibu hamil terpaksa digotong karena kesulitan akses jalan.

“Untuk yang meninggal ini yang pertama kali. Tapi kalau pasien seperti Ibu hamil sudah sangat sering ditandu,” pungkasnya.

Kades Lasarus menjelaskan, akses jalan yang rusak tersebut merupakan bagian dari jalan Kabupaten Mabar yang menghubungkan Kampung Wae Racang Dali, Ba’ang, Golo, hingga Ranggu.

“Itu jalan kabupaten,” lanjutnya.

Hingga kini kata dia, jalan itu sama sekali belum diperbaiki. Padahal permintaan untuk mengerjakan jalan itu selalu disampaikan saat Musrembangcam.

“Belum ada. Memang selalu disampaikan pada saat Musrembangcam. Tapi tidak pernah direspon,” katanya.

Lasarus berharap, agar pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk mengerjakan jala tersebut.

“Hal itu dilakukan agar tidak ada kejadian seperti ini lagi terjadi,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleKetua MPR RI Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar
Next Article Sikapi Bom di Katedral Makassar, Wali Kota Kupang: Jangan Sebar Rasa Takut

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.