Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»BLK Komunitas Dian Yosefa di Labuan Bajo Segera Digunakan
KOMUNITAS

BLK Komunitas Dian Yosefa di Labuan Bajo Segera Digunakan

By Redaksi30 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak depan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Dian Yosefa Labuan Bajo (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Dian Yosefa di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) segera digunakan.

BLK Komunitas Dian Yosefa ini akan digunakan khusus untuk pelatihan menjahit.

Ketua BLK Komunitas Dian Yosefa Sr. Yosefina Pahlawati, SSpS mengatakan, BLK tersebut telah dibangun sejak November 2020 lalu.

BLK tersebut kata Sr. Yosefina, merupakan bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

“BLK ini bantuan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Dibangun sejak mulai bulan November 2020,” jelas Sr. Yosefina kepada VoxNtt.com, Jumat (30/04/2021).

Saat ini jelas Sr. Yosefina, sudah ada sejumlah mesin yang telah dipasang di dalam BLK tersebut.

“Di dalamnya BLK sudah ada 16 mesin terdiri dari alat jahit, mesin obras, mesin bordir. Selain itu juga ada strika dilengkapi dengan meja strika,” ujarnya.

Sr. Yosefina mengatakan, di dalam BLK Komunitas Dian Yosefa disiapkan juga ruangan untuk proses belajar ilmu menjahit.

“Jadi ada ruangan untuk belajar konsep dan ada ruangan untuk langsung praktik,” jelasnya.

Sr. Yosefina Pahlawati saat menunjukkan mesin jahit kepada VoxNtt.com, Jumat (30/04/2021)(Foto: Sello Jome/Vox NTT).

Sr. Yosefina menyebut, BLK tersebut nantinya akan digunakan khusus kepada korban-korban kekerasan yang berada di Rumah Perlindungan Anak dan Perempuan JPIC SSpS Labuan Bajo.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat umum untuk mengikuti latihan menjahit di BLK Komunitas Dian Yosefa.

Sr. Yosefina berharap, dengan adanya BLK tersebut, korban kekerasan yang akan belajar di tempat itu nantinya dapat menggunakannya dengan baik agar dapat mandiri dan bisa menafkahi diri sendiri dan keluarga.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleKPU Catat 320 Ribu Lebih Pemilih Berkelanjutan di TTS 
Next Article Pemilik Toko Matador Betun Dilantik Menjadi Ketua Perindo Malaka

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.