Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»DPRD Didesak Pantau Kinerja BPBD Manggarai
Regional NTT

DPRD Didesak Pantau Kinerja BPBD Manggarai

By Redaksi26 Mei 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Satu rumah warga di Dusun Laru, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara nyaris roboh akibat hujan sepanjang malam, Rabu (27/01)-Kamis (28/01)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai sejak Rabu (27/01/2021) sore hingga Kamis (28/01/2021) pagi.

Hujan sepanjang malam itu menyebabkan longsor dan satu rumah warga di Dusun Laru, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara nyaris roboh. Rumah tersebut milik Petrus Wagut (70).

“Hujan dari kemarin sore hingga pagi ini menyebabkan longsor di samping rumah saya. Bahkan karena longsor ini, fondasi tiang rumah saya hampir ikut turun,” ujar Petrus kepada VoxNtt.com, kala itu.

Sejak bencana yang terjadi akhir Januari lalu itu, salah satu tiang rumah Petrus masih menggantung di atas tebing bekas longsoran.

Hingga kini, tanda-tanda perbaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai pun belum muncul.

“Atas nama orangtua saya, saya mendesak pemerintah dan DPRD Manggarai terutama Dapil Rahong Utara-Wae Ri’i, untuk segera memantau kinerja BPBD Manggarai agar bekerja secara profesional dan melihat secara riil kondisi bencana longsor milik orangtua saya,” ujar Stefanus Jemali salah satu putra dari Petrus Wagut kepada VoxNtt.com, Rabu (26/05/2021) malam.

Kepala BPBD Manggarai Libert Habut memang sudah berjanji bakal menurunkan bantuan berupa semen untuk perbaikan rumah tersebut. Sementara material lokal seperti batu, pasir dan lainnya menurut dia, tidak diturunkan.

“Sedang dalam proses untuk pendropingan berupa material non lokal yaitu berupa bantuan semen, terkait jumlahnya akan cek lagi,” kata Libert saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Ia mengklaim bantuan yang hanya berupa semen tersebut sesuai dengan hasil kajian tim teknis BPBD Manggarai.

Pertanggungjawaban Libert tersebut membuat Stefanus Jemali geram. Ia pun menolak bantuan yang akan disalurkan hanya berupa semen saja.

Stefanus beralasan bencana longsor di rumah milik orangtuanya itu berada di pinggir ruas jalan Pau-Muwur, di mana tebingnya ambruk. Jalan tersebut milik Pemerintah Kabupaten Manggarai.

“Saya menolak keras dengan tidak menerima bantuan berupa semen saja terhadap longsoran di rumah milik orangtua saya itu, karena saya menilai tebing yang longsor itu berada di pinggir jalan milik Pemerintah Kabupaten Manggarai. Tidak bisa orangtua saya yang buat TPT di ruas jalan Pau-Muwur yang menjadi ruas utama dari dan menuju Ruteng,” tegas Stefanus.

Ia menambahkan, tebing sepanjang 15-20 meter dengan ketinggian 5-7 meter di samping rumah orangtuanya itu tidak disertai dengan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) atau beronjong oleh pemerintah, tepatnya pada masa kepemimpinan Chtristian Rotok dan Deno Kamelus di Manggarai.

“Atas dasar itu sangat tidak mungkin BPBD memberikan bantuan berupa semen saja, karena jalan itu milik Pemkab Manggarai,” tandas Stefanus.

Ia pun menilai kajian tim teknis BPBD Manggarai sebelum menurunkan bantuan sangatlah keliru. Sebab itu, Srefanus meminta agar longsor di samping rumah orangtuanya harus dibuatkan TPT atau beronjong.

“Saya juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit dan Heribertus Ngabut, untuk meninjau ulang hasil kajian tim teknis BPBD Manggarai,” pinta Stefanus.

Tidak hanya untuk Bupati dan Wabup Manggarai, ia juga mendesak seluruh anggota DPRD Dapil Rahong Utara- Wae Ri’i untuk meninjau secara langsung lokasi longsor tersebut. Hal itu agar mereka punya bekal dalam mengontrol kinerja BPBD Manggarai.

“Jika BPBD Manggarai tidak sanggup membantu dengan memakai dana tanggap darurat, maka Dinas PUPR harus segera membuat perencanaan membuat TPT atau beronjong di lokasi longsoran. Sebab jika terlambat, maka nasib orangtua saya terancam,” tegas Stefanus.

Bahkan, ia mengancam jika Pemkab dan DPRD Manggarai tidak merespons keluhan tersebut, maka pihaknya akan memblokir ruas jalan Pau-Muwur dalam waktu dekat.

Sebab, ia menilai Pemkab dan DPRD punya andil besar dalam membawa bencana yang lebih serius lagi bagi orangtuanya.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

BACA JUGA:

  • Longsor Akibat Hujan Sepanjang Malam, Rumah Warga Nyaris Roboh
  • BPBD Manggarai Segera Turunkan Bantuan untuk Korban Longsor di Rahong Utara
  • Korban Longsor di Manggarai Belum Mendapat Perhatian Pemerintah
Bencana NTT BPBD Manggarai DPRD Manggarai Kabupaten Manggarai
Previous ArticleKisruh DPRD Kota Kupang, Pemerintah Diminta Bersikap Arif
Next Article Menparekraf Ajak Lebih Banyak Desa Wisata Ikut Serta di Ajang ADWI 2021

Related Posts

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Manusia dalam Babel Digital

13 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.