Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Usulkan Pelaksanaan Brand ‘Beras Nona Malaka’, Bupati Simon Datangi Kantor Kementan
Regional NTT

Usulkan Pelaksanaan Brand ‘Beras Nona Malaka’, Bupati Simon Datangi Kantor Kementan

By Redaksi22 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Malaka, Simon Nahak saat berkunjung ke Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Demi terwujudnya brand ‘Beras Nona Malaka’, Bupati Simon Nahak mendatangi Kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (21/06/2021) pagi.

Dalam pertemuan dengan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi, Bupati Simon menyampaikan program Swasembada pangan yang diprioritaskan di Kabupaten Malaka.

Dia berkonsultasi sekaligus meminta bantuan dan kerja sama dari Kementerian Pertanian untuk pengembangan sektor pertanian di Rai Malaka.

“Program kami adalah SAKTI salah satunya Swasembada pangan. Sementara Kami menggagas untuk memproduksi beras sendiri sehingga Malaka memiliki brand berasnya sendiri,” kata Bupati Simon.

Ia pun menyampaikan rencana nama brand ‘Beras Nona Malaka’. “Semoga rumah produksi brand ‘Beras Nona Malaka’ dapat diwujudkan,” harap Bupati Simon.

Tidak hanya terkait ‘Beras Nona Malaka’ yang disampaikan di Kementerian Pertanian. Ada juga program lain berkaitan dengan pertanian yang akan juga diprioritaskan yakni, Kajang Hijau Lakateu dan Jagung Lokal Malaka.

Hadir bersama Bupati Simon, Plt. Kadis Pertanian Malaka Vinsen Kapu dan stafnya.

Vinsen melaporkan bahwa lahan tidur di Malaka masih banyak yang belum diolah sekitar 5 – 10 ribu hektare.

Menurut Vinsen, demi terwujudnya program tersebut, dibutuhkan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang modern.

“Kami masih kekurangan alat alsintannya untuk kepentingan pengolahan lahan,” katanya.

Menanggapi itu, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi menyatakan akan siap merealisasikan program SAKTI yakni brand ‘Beras Nona Malaka’.

“Kami siap membantu alat-alat pendukungnya untuk merealisasikan program SAKTI yakni brand ‘Beras Nona Malaka’,” kata Suwandi

Ia pun memberi atensi proposal yang diserahkan oleh Bupati Simon dan Plt. Kepala Dinas Pertanian Malaka, Vinsen Kapu.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Simon Nahak
Previous ArticleAnggota DPRD Manggarai Pertanyakan Alasan Tidak Diumumkannya Pemenang Tender Proyek Tahun 2021
Next Article Razia Polisi di Cokelat Cafe Nagekeo Diduga Bermotif Uang dan Asmara

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.