Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»KPA dan Kepala ULP Bungkam Soal Renovasi Rujab Pimpinan DPRD Belu
Regional NTT

KPA dan Kepala ULP Bungkam Soal Renovasi Rujab Pimpinan DPRD Belu

By Redaksi25 Oktober 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi halaman dan pagar rumah jabatan Wakil Ketua II DPRD Belu yang tengah direnovasi. Tampak, pagar rumah jabatan tersebut masih sangat layak (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Kepala Unit Layanan Penyedia (ULP) Barang dan Jasa Kabupaten Belu memilih diam ketika ditanyai mengenai pekerjaan renovasi tiga rumah jabatan pimpinan DPRD Belu.

KPA dalam hal ini Sekretaris DPRD Belu Servas Boko bungkam ketika dikonfirmasi terkait pekerjaan pagar rujab pimpinan DPRD Belu yang kelihatan masih baik dan layak, namun ikut direnovasi. Kebijakan tersebut pun menuai reaksi kritik dari kalangan masyarakat Kabupaten Belu.

BACA JUGA: JPS Dipangkas, Dewan Memilih Gelontorkan Miliaran Rupiah untuk Percantik Rujab Pimpinan DPRD Belu

Tidak hanya karena kondisi pagarnya masih baik, reaksi masyarakat muncul karena meski masuk dalam anggaran murni tahun 2021 yang telah ditetapkan pada November tahun 2020 lalu, kegiatan renovasi tiga rujab pimpinan DPRD dinilai tidak tepat karena di saat yang sama, bantuan sosial Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi warga miskin terdampak Covid-19 dipangkas separuhnya.

Tidak hanya itu, sebelumnya, pemerintah telah melakukan kebijakan refocusing anggaran yang berdampak pada ketiadaan belanja yang membiayai kegiatan fisik.

Istimewanya, kegiatan renovasi tiga rumah pimpinam DPR ini lolos dari kebijakan refocusing.

Tidak hanya lolos dari kebijakan refocusing anggaran, Kabupaten Belu yang saat ini tengah mengalami defisit anggaran memaksa pemerintah untuk menunda sejumlah kegiatan fisik. Hal ini ditegaskan melalui edaran Bupati Belu beberapa waktu lalu..

Lagi-lagi, kegiatan renovasi tiga rumah yang jarang ditempati ini lolos dari imbauan bupati. Setali tiga uang, eksekutif tidak menggeser anggaran renovasi tersebut dalam RAPDB 2021, dan dalam sidang perubahan, legislatif pun sepakat untuk tidak ‘mempersoalkan’ belanja renovasi tiga rumah jabatan pimpinan dewan.

Terkait dengan belanja renovasi tiga rumah tersebut, Servas Boko harusnya menyampaikan kepada publik dari hulu hingga ke hilir penggunaan mata anggaran tersebut sehingga tidak terus memantik reaksi negatif dari publik.

Sayangnya, pejabat yang diberi wewenang oleh negara ini malah bungkam saat dikonfirmasi awak media ini, Senin pagi (25/10/2021).

Pertanyaan konfirmasi VoxNtt.com kepada Sekwan Belu melalui aplikasi WhatsApp hanya dibaca dan tidak direspons. Sekwan enggan buka mulut ke publik perihal kegiatan renovasi tiga rumah pimpinan DPRD.

Sebelumnya, Ketua DPR Belu mengarahkan wartawan untuk melakukan konfirmasi kepada Sekwan selaku KPA.

“Langsung tanya ke KPA yang adalah Sekwan,” jawab Ketua DPRD Belu Junior Manek Seran ketika dikonfirmasi VoxNtt.com, Sabtu (23/10/2021).

Tidak hanya Sekwan yang bungkam soal pekerjaan renovasi tiga rujab pimpinan DPRD Belu. Kepala Unit Layanan Peneyedia (ULP) Barang dan Jasa Kabupaten Belu Dedi Kin juga terkesan ‘tutup mulut’ terkait dengan proyek yang menelan biaya 1.2 miliar rupiah ini.

Dedi Kin tidak memberikan respons saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (22/10/2021). Pesan konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp hanya dibaca dan tidak dibalas.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu DPRD Belu
Previous ArticleTidak Sosialisasikan Aturan, Dua Unit Kendaraan Pikap Pengangkut Sapi Ditahan Polsek Aesesa
Next Article Jalin Kerja Sama dengan ICCN, Perumda Bidadari Ingin Jadikan Labuan Bajo Kota Kreatif

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.