Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Di Jepang Ada ‘Festival Penis’ Setiap Bulan Maret
INTERNASIONAL

Di Jepang Ada ‘Festival Penis’ Setiap Bulan Maret

By Redaksi26 Oktober 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penis terbuat dari kayu yang diarak di Jepang setiap bulan Maret
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Salah satu negara yang memiliki tradisi yang beragam dan unik adalah Jepang atau yang biasa dijuluki Negeri Tirai Bambu.

Salah satu tradisi yang sangat unik adalah Honen Matsuri. Ini sebuah tradisi untuk merayakan panen yang melimpah dan kesuburan selama hampir 1.500 tahun.

Berdasarkan penelusuran sejarah, peristiwa itu ditandai dengan ditemukannya tembikar kuno pada tahun 1935.

Tradisi unik ini juga dijuluki sebagai ‘Festival Penis’ karena menggunakan simbol alat kelamin pria (penis) yang melambangkan kesehatan dan kesuburan yang baik.

Dilansir dari Okezone.com Festival unik ini diadakan pada 15 Maret setiap tahun di Jepang.

Festival Penis ini berlangsung di kuil Tagata Jinja, di Prefektur Aichi yang berada di utara Nagoya.

Setiap tahun, kerumunan pengunjung berkumpul di pinggiran Komaki untuk melihat ritual tersebut. Komaki dulunya hanyalah sebuah kota pertanian kecil. Kini menjadi tujuan wisata utama. Kuilnya, Tagata, berisi banyak patung lingga buatan tangan.

Dengan semua representasi, Anda akan menganggap festival ini didedikasikan untuk mereka, tetapi ternyata tidak.

Permen, kue, patung, dan benda-benda lainnya adalah persembahan untuk mendoakan kesuburan bagi orang-orang terkasih.

Patung-patung ini memungkinkan pasangan berdoa untuk anak, orang yang belum menikah berdoa untuk suami atau istri, sementara petani berharap hasil panen yang melimpah.

Setiap tahun pada tanggal 15 Maret pukul 09.00 waktu setempat, upacara keagamaan dimulai di kuil Tagata. Tentu saja ritual keagamaan dilakukan dengan sangat serius.

Barisan pria Jepang sementara mengarakan kayu berbentuk penis pria (Foto: Istimewa)

Parade patung kayu raksasa di jalan yang berlangsung tidak dapat dimulai sampai para imam telah mengasinkan untuk menyucikan jalan yang akan diambil oleh para pembawanya.

Pembawa kemudian berparade di jalan sambil membawa lingga kayu seberat hampir 400 kilogram. Awalnya, patung itu jauh lebih kecil dan melekat pada representasi seorang samurai

Selain penis kayu utama, dalam festival itu ada juga kuil mikoshi kecil yang memegang patung pangeran dan putri, serta beberapa lingga yang lebih kecil.

Kuil Tagata Jinja adalah tujuan populer bagi pasangan yang berharap untuk memiliki anak. Ada banyak willies kuno yang diukir di batu atau kayu, tetapi ada juga keinginan dari pasangan yang ingin segera memiliki bayi.

Di samping itu, Kuil Tagata sendiri diperkirakan sudah ada sejak 1.500 tahun yang lalu, dan merupakan rumah bagi kami atau dewa perempuan yang mewujudkan kesuburan dan pembaruan.

Halaman kuil dikelilingi oleh batu berbentuk phallic yang ditempatkan dengan indah di antara semak dan pepohonan yang rindang. Ada juga beberapa gadis prosesi yang berjalan di depan lingga utama, masing-masing membawa kayu willy mereka sendiri.

Jika berharap ingin hamil, Anda perlu menarik perhatian dan memiliki sentuhan dari mereka.

Sumber: Okezone. com

internasional Jepang
Previous ArticleAjaib! Komodo Bisa Berkembang Biak Tanpa Proses Kawin
Next Article Mantan Penjabat Kepala Desa Maktihan Jadi Tersangka, Wabup Malaka: Itu Bagian dari Kinerja Inspektorat

Related Posts

Dubes Indonesia untuk Zimbabwe dan Zambia Tatap Muka dengan Warga Indonesia

22 April 2022

Daftar 15 Negara Tertua di Dunia, Terbanyak di Asia

6 April 2022

Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia

4 April 2022
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.