Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kisah Bayi Tujuh Bulan di Rahong Utara, Lahir Tanpa Lubang Anus, Butuh Biaya untuk Operasi
Regional NTT

Kisah Bayi Tujuh Bulan di Rahong Utara, Lahir Tanpa Lubang Anus, Butuh Biaya untuk Operasi

By Redaksi2 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rafael Tunti Agung, terus merintih kesakitan.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Rafael Tunti Agung, terus merintih kesakitan. Bocah asal Kampung Bere, Desa Bangka Ajang, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini baru berusia berusia 7 bulan.

Rafael mengalami kelainan. Sebab, ia terlahir tanpa pulang anus.

Kedua orangtua, Melkior Tunti (48) dan istrinya Wihelmina (36), tak pernah menyangka kondisi itu menimpa buah hati mereka.

Ayah Rafael, Melkior menuturkan, pada bulan Juni 2021 lalu, ia menemani sang istri ke Poskesdes Pau untuk bersalin. Proses persalinan pun berjalan lancar.

Malam harinya kenang Melkior, pihak poskesdes memperbolehkan istri dan banyinya pulang ke rumah.

“Sesampainya di rumah kami baru mengetahui kalau anak ini tidak memiliki lubang anus,” ujar Melkior kepada VoxNtt.com, Selasa (1/2/2022) pagi.

Pihak keluarga kemudian menghubungi petugas kesehatan di Poskesdes Pau.

Mereka meminta untuk ditemani ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ben Mboi Ruteng agar secepatnya mendapat penanganan dari dokter.

“Petugas kesehatan di Poskesdes Pau bersedia untuk temani kami ke RSUD Ben Mboi Ruteng,” kenangnya.

Setibanya di rumah sakit, dokter kemudian melakukan operasi dengan membuat lubang di perut bagian kanan sebagai saluaran pembuangan kotororan.

“Operasi berjalan lancar. Tetapi pihak rumah sakit sudah menyarankan kepada kami selaku keluarga untuk sesegera melakukan penanganan oprasi lanjutan,” ujarnya.

Sejak saat itu, hati Melkior dan Wihelimina penuh dengan kecemasan. Apalagi dengan keadaan Rafael kian memprihatinkan.

Selain itu, sumber ekonomi mereka yang hanya bekerja sebagai petani.

“Kami terpaksa menunda terus untuk melakukan operasi, yang rencananya akan rujuk di Bali karena di sini tidak lengkap alat medis untuk melakukan oprasi lubang anus,” katanya.

Pihak keluarga sangat mengharapkan uluran tangan kasih dari semua pihak.

Bagi pembaca yang ingin membantu meringankan beban dari Rafael Tunti Agung dapat menghubungi nomor handphone No HP: 081238194270 dari (Melkior Tunti) Ayah Rafael Tunti Agung dengan Nomor Rekening BRI: 473001044259539 atas nama Melkior Tunti. (Sandy H.)

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleBIN Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Matim
Next Article Tolak Proyek Geothermal, Massa Aksi Bawa Peti Mati Bertuliskan ‘Rip Nurani Pemda Mabar’

Related Posts

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Manusia dalam Babel Digital

13 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.