Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Aksi Tolak Geothermal Ricuh, Massa Robohkan Gerbang Kantor Bupati Manggarai Barat
HEADLINE

Aksi Tolak Geothermal Ricuh, Massa Robohkan Gerbang Kantor Bupati Manggarai Barat

By Redaksi2 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMKRI Cabang Ruteng Santo Agustinus, PMKRI Kota Jajakan Labuan Bajo serta masyarakat Wae Sano saat merusak gerbang di depan kantor Bupati Manggarai Barat, Rabu (02/02/2022)(Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMKRI Cabang Ruteng Santo Agustinus, PMKRI Kota Jajakan Labuan Bajo serta masyarakat Wae Sano menggelar aksi di depan kantor Bupati Manggarai Barat, Rabu (02/02/2022).

Aksi digelar untuk menolak pembangunan proyek panas bumi (Geothermal) di Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang.

Pantauan VoxNtt.com, suasana memanas saat massa aksi ingin masuk ke dalam halaman kantor Bupati Manggarai Barat dengan menolak gerbang.

BACA JUGA: Tolak Proyek Geothermal, Massa Aksi Bawa Peti Mati Bertuliskan ‘Rip Nurani Pemda Mabar’

Aksi kemudian ricuh dengan adanya saling dorong massa aksi dengan petugas hingga menyebabkan gerbang kantor Bupati Manggarai Barat rusak.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, IPTU Yoga Darma Susanto menyebut, saat unjuk rasa berlangsung, beberapa mahasiswa sempat diamankan aparat.

“Kita amankan yang tadi mendorong gerbang,” ujar Yoga.

Situasi mulai meredah saat Pemerintah Manggarai Barat mengizinkan 10 perwakilan massa aksi untuk bertemu dan beraudiensi dengan Wakil Bupati serta Sekda Manggarai Barat.

BACA JUGA: PMKRI Desak Hentikan Proyek Geothermal Wae Sano

Sementara itu, dalam orasinya Ketua Presidium PMKRI Cabang Ruteng Nardi Nandeng menyebut, warga Wae Sano termasuk juga warga lain yang mengitari danau Sano Nggoang, sejak awal telah menolak rencana proyek geothermal.

“Penolakan warga pun telah disampaikan berulang-ulang, baik ke pemerintah maupun pihak perusahaan. Penolakan warga itu dilandasi dengan alasan yang jelas, yakni keselamatan ruang hidup warga dan masa depan anak cucu,” ujarnya.

Rencana penambangan panas bumi kata dia, yang persis berimpitan dengan pemukiman dan rumah adat, sumber air, lahan pertanian/perkebunan, fasilitas publik seperti sekolah dan gereja, itu tentu saja membawa ancaman besar bagi warga.

Atas dasar itu kata Nardi, dirinya mendesak Menteri ESDM melalui Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk menghentikan seluruh proses ekstraksi panas bumi Wae Sano, juga WKP lain di Flores dan mencabut seluruh izin panas bumi yang telah dikeluarkan.

Dia juga mendesak Bank Dunia agar segera membatalkan kerja sama dan pemberian dana hibah kepada PT SMI (juga PT GeoDipa Energi), termasuk menghentikan seluruh proses di lapangan dalam memuluskan rencana penambangan panas bumi di Wae Sano.

Dia juga mendesak Kantor Staf Presiden (KSP) agar berhenti terlibat dalam urusan panas bumi di Wae Sano.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat PMKRI PMKRI Ruteng Wae Sano
Previous ArticleTanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Kecamatan Kuwus Perbaiki Jalan yang Bertahun-tahun Rusak
Next Article Sadisnya Tentara Jepang Saat Perang Dunia ke II

Related Posts

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026
Terkini

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.