Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Stefanus Gandi Ajak Hargai Multikultural
NASIONAL

Stefanus Gandi Ajak Hargai Multikultural

By Redaksi9 April 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur Stefanus Gandi Institut, Stefanus Gandi, hadir sebagai salah satu narasumber dalam dialog kebangsaan yang berlangsung di Aula Setda Manggarai Barat, Sabtu (09/04/2022).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Direktur Stefanus Gandi Institut, Stefanus Gandi, hadir sebagai salah satu narasumber dalam dialog kebangsaan yang berlangsung di Aula Setda Manggarai Barat, Sabtu (09/04/2022).

Dialog tersebut mengusung tema “Bersama Menangkal Intoleran, Radikalisme dan Terorisme”.

Dalam kesempatan tersebut, Stefanus mengajak untuk menghargai multikultural. Indonesia, kata dia, memiliki potensi keragaman budaya yang tentu saja harus terus dijaga dan dilestarikan.

Menurut Stefanus, multikulturalisme sudah dicanangkan sebagai etika global. Konsep etika global secara logis dapat dipertimbangkan pada lokal tertentu sebagai dasar-dasar kehidupan etis bersama.

Dikatakan, etika global bukanlah etika pengganti terhadap etika agama-agama yang ada. Namun etika tambahan bagi orang beragama yang berbeda tanpa diskriminasi.

“Jadi, kalau kita tidak mengusung multikulturalisme, maka kita tidak menjadi bagian dari civil society. Multikulturalisme selalu bagian dari prioritas pada manusia dan kemanusiaan,” katanya.

“Kalau menurut Gusdur, manusia di Indonesia tidak boleh hanya beragama tetapi juga harus beriman, agar kita bisa berdialog antara satu dengan yang lain,” imbuh Stefanus.

Semua agama menurut dia, harus masuk dalam proses pemurnian (purifikasi) diri. Agama mesti secara serentak melakukan pemurnian kenangan akar relasi dengan agama lain.

Stefanus menambahkan, multikulturalisme erat kaitannya dengan sikap toleransi dan relasi antarumat beragama yang mengusung secara sadar dan penuh rasa tanggung jawab.

“Kita juga harus memaknai toleransi belas kasih dan pragmatis,” katanya.

Ia menjelaskan, toleransi belas kasih sebenarnya sikap kepedulian manusia yang muncul akibat penderitaan orang lain. Lebih kuat daripada empati, perasaan ini biasanya memunculkan usaha mengurangi penderitaan orang lain.

Sedangkan, toleransi pragmatisme lebih mengutamakan cara atau jalur yang bersifat jangka pendek yaitu melakukan hal-hal yang bersifat praktis dan mengesampingkan sisi ketidakbergunaan. [*]

Stefan Gandi Stefanus Gandi Stefanus Gandi Institut
Previous ArticleUpah Para Pekerja Proyek Lapen di Golo Paleng Masih di Kepala Desa
Next Article Dandim 1612 Manggarai Salurkan BTPKLWN di Manggarai Timur

Related Posts

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026

420 Warga Tengki Seribu Minta Natalius Pigai Turun Tangan Awasi Pemenuhan HAM di Lokasi Relokasi

9 Juni 2026
Terkini

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.