Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Mencekam! Sejumlah Demonstran yang Gelar Aksi Penolakan Tarif ke TNK Mengalami Luka-luka
Ekbis

Mencekam! Sejumlah Demonstran yang Gelar Aksi Penolakan Tarif ke TNK Mengalami Luka-luka

By Redaksi1 Agustus 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Situasi saat aparat keamanan mengamankan jalannya aksi (Foto: Secrenshot Video)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pemerintah Provinsi NTT telah resmi menetapkan tarif kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo (TNK) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dari sebelumnya hanya Rp150.000,00 menjadi Rp3,75 juta pada Senin (01/08/2022).

Tidak hanya memberlakulan kenaikan tarif, pemerintah juga membatasi jumlah wisatawan yang datang ke pulau yang dihuni komodo tersebut sebanyak 200 ribu orang saja untuk satu tahun berlangsung.

Menyikapi kebijakan itu, para pelaku wisata pun melakukan aksi demonstrasi pada Senin (01/08/2022).

Mereka menolak kebijakan kenaikan tarif ke Pulau Komodo, Padar dan perairan sekitarnya dengan tiga titik sasaran aksi yakni di Puncak Waringin, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, dan di Depan Bandara Komodo Labuan Bajo.

Aksi tersebut ternyata diwarnai dengan tindakan premanisme yang diduga dilakukan oleh aparat keamanan seperti dari kepolisian dan aparat TNI.

Dari beberapa video dan foto yang beredar luas di media sosial tampak  aksi bentrok antara para demonstran dengan aparat.

Akibatnya, beberapa orang dari massa aksi yang terdiri dari para pelaku wisata mengalami luka baik di bagian pelipis, kepala maupun bagian alis. Selain mengalami luka, tiga anggota demonstrasi lainnya ditahan oleh aparat keamanan dari pihak Polres Mabar.

Salah satu anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Cabang Mabar Opin menerangkan, aksi tersebut merupakan bentuk perlawanan dari para pegiat pariwisata terhadap kebijakan Pemprov NTT yang menaikkan harga tiket ke TNK.

Ia menjelaskan, aksi awalnya berlangsung damai. Namun, aksi kemudian berujung ricuh setelah para demonstran melakukan pemungutan sampah dan orasi di jalan depan Bandara Udara Komodo Labuan Bajo.

Ia pun menyayangkan tindakan represif yang diduga dilakukan oleh aparat keamanan yang bertugas untuk mengamankan aksi penolakan kenaikan tarif menuju TNK Labuan Bajo.

“Sangat disayangkan. Aksi tersebut dicederai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami sebagai warga Manggarai Barat yang tergabung dalam organisasi HPI Mabar mengecam keras aksi anarkis yang dilakukan,” tutupnya.

Sebagai informasi, hingga kini sudah ada tiga peserta demonstrasi yang ditahan di Polres Mabar.

Kapolres Mabar AKBP Felli Hermanto menjelaskan, pihaknya mengamankan para pihak yang dianggap melakukan ancaman terhadap Kamtibmas.

Beberapa waktu lalu, kata dia, ada agenda oleh aliansi maupun asosiasi ini untuk melakukan aksi demonstrasi.

Polisi pun mengkawalnya. Hanya berkaitan dengan aksi unjuk rasa, Senin (01/08/2022), pukul 14.00 Wita, dilakukan pada objek vital nasional.

Objek vital seharusnya tidak bisa diganggu, karena itu merupakan ancaman dan gangguan.

“Jadi pada kesempatan ini kami mengambil tindakan tegas kepada para pendemo dengan bentuk diamankan dan dibawa ke Polres Manggarai Barat,” terangnya kepada wartawan di Kantor Polres Mabar.

Laporan: Igen Padur dan Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat Polres Mabar Taman Nasional Komodo
Previous ArticleGubernur Laiskodat Didesak Segera Bangun BLKLN di NTT
Next Article Hebat! Sambi Rampas Tekuk Kota Komba 3-0 di Penyisihan Grup B Bupati Cup

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.