Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»KKI Ende Gelar Aksi ‘Bersih-Bersih’ Orang Gangguan Jiwa
HEADLINE

KKI Ende Gelar Aksi ‘Bersih-Bersih’ Orang Gangguan Jiwa

By Redaksi25 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah seorang anggota KKI, Irma Sinour sedang menggunting kuku salah seorang ODGJ di Kelurahan Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Sabtu (25/3) (Foto : Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kelompok Kasih Insani (KKI) Ende kunjungi orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ di seputaran Kota Ende pada Sabtu, (25/03/2017).

Aksi sosial ini berupa memberikan makanan serta obat-obatan kepada orang gangguan jiwa. Pastor Avent Saur, koordinator KKI Ende memimpin dalam aksi itu.

Aksi yang dibagi dalam dua kelompok tersebut berkunjung pada beberapa titik. Mulai dari pasar, emperan toko hingga di perumahan warga.

Disaksikan VoxNtt.com, selain memberikan makanan, minuman serta obat-obatan mereka juga berinteraksi dengan orang gangguan jiwa.

Bertanya dan menjawab terus terjadi selama proses kunjungan. Beberapa ODGJ pun terlihat akrab dengan para anggota KKI.

Seperti, Irma Sinour, salah seorang anggota KKI yang cukup aktif berinteraksi dengan para ODGJ. Lantas, ia membersihkan kuku, mencuci tangan hingga memberikan makanan kepada orang dengan gangguan jiwa.

“Mereka selalu berinteraksi dengan kami karena kami selalu datang berkunjung mereka”ungkap Irma.

Ia mengatakan, setiap hari Sabtu anggota KKI berkunjung untuk memberikan makanan dan obat-obatan.

“Obat kita titip lewat keluarga. Jadi keluarga yang memperhatikan mereka. Kita peduli mereka karena kemanusiaan. Awalnya saya sangat prihatin dengan kegiatan ini,”kata Irma.

Kelompok sosial yang mayoritas perempuan ini lebih fokus pada orang gangguan jiwa. Beberapa orang saat ini sedang direhabilitasi di beberapa panti baik di Ruteng, Kabupaten Manggarai dan Maumere Kabupaten Sikka.

Koordinator KKI Ende, Pastor Avent Saur menjelaskan, aksi KKI tidak mengatasi penyebab gangguan jiwa. Melainkan, untuk memperbaiki stigma masyarakat serta berupaya untuk merehabilitasi orang dengan gangguan jiwa.

Sejak tahun 2016 tercatat sebanyak 200 lebih orang dengan gangguan jiwa. Itupun belum mendata beberapa ODGJ di beberapa kecamatan se-Kabupaten Ende.

“Dua orang sudah pulang dari panti. Mereka sudah sembuh. Sekarang delapan orang sedang lakukan rehabilitasi,”kata Pastor Avent.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan DPRD Ende sekaligus menyerahkan rekomendasi seperti yang diminta oleh Ketua DPRD Ende, Hery Wadhi.

Selain itu, akan gelar seminar serta sosialisasi kepada masyarakat khususnya mahasiswa dalam rangka memperhatikan orang dengan gangguan jiwa.***(Ian Bala/VoN).

Ende
Previous ArticleMelahirkan di Teras, Petugas Puskesmas Onekore Ende Disorot
Next Article BKH Sediakan 5000 Tiket Gratis untuk Penggemar Persami

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.