Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Saksikan Teater Randang Lingko di Waterfront Labuan Bajo
Seni dan Budaya

Saksikan Teater Randang Lingko di Waterfront Labuan Bajo

By Redaksi11 Agustus 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Area Waterfront Labuan Bajo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Festival Golo Koe masih berlangsung di Waterfront Labuan Bajo. Salah satu acara yang diisi dalam festival tersebut adalah sebuah pementasan teater dengan nama ‘Teater Randang Lingko’.

Teater ini akan berlangsung pada Sabtu esok (13/08/2022), pukul 09.00 Wita di Waterfront Labuan Bajo.

Teater Randang Lingko disutradarai oleh Pastor Inosensius Sutam, seorang dosen di Unika St. Paulus Ruteng. Ino tentu saja tidak sendirian. Ia dibantu oleh guru-guru SMK Stella Maris:

Koreografer dalam teater ini juga adalah guru-guru SMK Stella Maris. Musik dari SMK Stella Maris dan Unika St. Paulus Ruteng

Sedangkan pemain Teater Randang Lingko adalah siswa-siswi SMK Stella Maris didukung oleh mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng.

Pastor Ino kemudian menjelaskan nama Teater Randang Lingko. Randang artinya ramai, pesta. Lingko artinya kebun tradisional kolektif orang Manggarai berbentuk sarang laba-laba.

“Naskah teater ini saya tulis berdasarkan pengalamannya mengikuti ritus-ritus kebun baru di Pocoleok, Satarmese, antara tahun 1989-1993,” jelas Pastor Ino kepada VoxNtt.com, Jumat (12/08/2022) pagi.

Naskah teater, lanjut dia, menceritakan proses pembentukan Lingko, pembuatan Lodok, proses pengolahan tanah, proses penamaman, proses pemeliharaan, proses panen, dan perayaan pascapanen dalam budaya orang Manggarai.

Pastor Ino menambahkan, Teater Randang Lingko terdiri dari banyak adegan yang menggambarkan tahap-tahap kerja yang adalah kalender hidup leluhur orang Manggarai sebagai petani dalam lingkaran hidup setahun. Kalender hidup itu dipenuhi dengan kerja dan ritus: kerja dan doa (ora et labora)

“Teater adalah media pembelajaran bagi generasi muda masyarakat Manggarai untuk memahami, mewariskan dan melestarikan kebudayaannya,” jelasnya.

Penulis: Ardy Abba

Ino Sutam Inosensius Sutam Labuan Bajo Waterfront Labuan Bajo
Previous Article127 Kades Terpilih Dilantik, Kades Termuda di TTS Berusia 27 Tahun
Next Article Cara Melan Yoga Class Jelang HUT RI, Gelar Beryoga Sambil Berdonasi

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.