Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Di Ende, Pelaku Remas Payudara Tiga Pegawai Cantik Dibekuk Polisi
NTT NEWS

Di Ende, Pelaku Remas Payudara Tiga Pegawai Cantik Dibekuk Polisi

By Redaksi27 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kasus pelecehan seksual akhir-akhir ini semakin marak di ibu kota Kabupaten Ende, NTT. Selain pencabulan terhadap anak, kali ini perempuan dewasa juga menjadi korban kasus yang sama.

Adalah, Eugenius MT (21) pelaku warga Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah.

Entah apa yang ada dalam pikiran pelaku hingga nekat berbuat cabul dengan meremas payudara tiga pegawai cantik yang berbeda.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ende, Iptu Jemmy Noke mengatakan, pelaku melakukan aksinya saat sedang dalam perjalanan di seputaran kota Ende.

Dalam perjalanan pelaku memepet korban kemudian menggapai dada korban. Pelaku melancarkan aksi saat situasi jalan sedang sepi.

Aksi pelaku secara berturut-turut beberapa hari terakhir. Diketahui tiga pegawai menjadi sasaran lancaran tangan pelaku.

“Pokoknya korban itu rata-rata pegawai. Ada tiga korban yang semuanya sudah berumah tangga,”ucap Kasat Jemmy di Mapolres Ende, Senin (27/3/2017).

Ketiga korban kemudian melaporkan aksi yang tidak etis itu kepada pihak Kepolisian secara berbeda. Saat ini, pelaku berhasil diamankan di sel Polres Ende.

Atas tindakan tersebut, jelas Kasat Jemmy, pelaku dikenakan pasal 289 tentang pencabulan dengan ancaman 9 tahun penjara.

“Ya, pasal pencabulan. Pelaku sudah kami tahan disini,”katanya. (Ian Bala/Von)

Ende
Previous ArticlePenggunaan Uang Rp 670 Juta di Desa Kakor Ruteng Disinyalir Bermasalah
Next Article Hadapi Popda II NTT, Perkemi Mabar Siapkan 33 Atlet

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.