Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Di Nagekeo, Pemerintah Terlantarkan Bangunan SDI Nipado
HEADLINE

Di Nagekeo, Pemerintah Terlantarkan Bangunan SDI Nipado

By Redaksi30 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi ruang kelas empat di SDI Nipado. Siswa harus mengikuti proses belajar mengajar dalam kondisi ruangan yang tidak layak. (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Nagekeo, Vox NTT-Pemerintah kabupaten (Pemkab) Nagekeo tampaknya menelantarkan bangunan Sekolah Dasar Inpres (SDI) Nipado di Desa Natatoto, Kecamatan Wolowae.

Disaksikan VoxNtt.com, Kamis (30/3/2017), bangunan sekolah masih jauh dari harapan. Tampak masih berlantai tanah, dinding pelupu serta minimnya parabot sekolah.

Misalnya, tiga bangunan swadaya masyarakat Wolokune belum memiliki meja kursi selayaknya. Ruang kelas empat hanya ada dua bangku dan dua meja.

Begitu pula ruang kelas lima, kelas tiga, kelas dua dan kelas satu. Rata-rata semua belum memiliki tempat duduk yang cukup.

Siswa harus duduk berdempetan dan sebagian siswa lain harus rela berdiri selama proses belajar mengajar.

Belum lagi dinding serta atap sink yang sudah mulai bocor. Saat musim hujan, proses belajar mengajar harus diberhentikan karena air masuk setinggi betis.

Sekolah yang berdiri sejak tahun 2012 ini perlu mendapatkan sentuhan langsung pemerintah.

Katua Komite, Elias Koda mengatakan sekolah Nipado sudah dianggarkan sekitar 700 juta pada September 2014.

Pihak sekolah serta komite sudah menandatangani dokumen kontra kerja pembangunan sekolah. Namun, belum ada realisasi pembangunan sekolah.

“Sudah dianggarkan namun sampai saat ini belum ada realisasi,” ujar Elias.

Ia menjelaskan, awalnya sekolah tersebut dibangun tahun 2008 yang merupakan kelas jauh dari SDK Ratedao. Kemudian, tahun 2011 dialihkan menjadi sekolah kelas jauh dari SDI Nebe, Kecamatan Aesesa.

“Kita masyarakat sudah berupaya sekolah ini. Kita jatuh bangun tetapi belum ada perhatian dari Pemerintah,” katanya.

“Dana itu tiba-tiba batal tanpa ada kejelasan. Kami tidak tau apa sebab pending pembangunan sekolah ini,”tambah Elias.

Sementara, salah seorang guru, Sisilia Bene mengaku proses pembelajaran terhambat karena kekurangan sarana dan prasarana.

“Kita disini 106 siswa pak. Kita sudah hampir sepuluh tahun tapi bangunan hanya seperti ini. Belajar mengajar juga terhambat,” kata dia.

Ia menjelaskan selama proses belajar mengajar peserta didik harus mengikuti secara bergantian karena kekurangan meja dan kursi.

“Harus ganti-ganti karena meja kursi kurang. Kalau musim hujan kami libur. Air masuk sampai ke ruang kelas,”ujar Sisilia. (Ian Bala/VoN)

Ende Nagekeo
Previous ArticleWarga Lapas Maumere Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga
Next Article Akan Jawab Somasi, Kontraktor Taman Kota: Saya Anggap Mereka Bantu Saya

Related Posts

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026
Terkini

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.