Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Pejabat di LLDIKTI XV NTT Bantah Terima Suap
Pendidikan NTT

Pejabat di LLDIKTI XV NTT Bantah Terima Suap

By Redaksi13 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor LL DIKTI wilayah XI di Naimata, Kota Kupang (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Ketua Tim Sistem Informasi dan Perencanaan di Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LL DIKTI) Wilayan XV Provinsi NTT, Octofianus J. Boe, membantah terlibat pungutan liar (pungli) atas pengurusan status kampus Stela Maris di Sumba Barat Daya (SBD).

“Tidak benar dan saya katakan bahwa saya tidak menerima uang itu,” kata Octo saat dijumpai VoxNtt.com, Selasa, 12 November 2024 malam.

Octo bilang, informasi sebagaimana diberitakan VoxNtt.com sebelumnya soal dugaan menerima uang sebesar Rp30 juta dalam rangka mengurus data migrasi kampus itu tidak betul.

“Tidak benar saya melakukan pungli dan informasi itu tidak benar,” tegasnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Octo diduga melakukan pungli terhadap kampus swasta di Sumba Barat Daya (SBD).

Sumber terpercaya yang ditemui VoxNtt.com pekan lalu menyebut pungli oleh pejabat di LL DIKTI dialami oleh dua kampus swasta di NTT.

“Satunya kampus swasta di Sumba Barat Daya (SBD) dan kampus swasta di TTS,” katanya.

Pada bukti transaksi yang diterima VoxNtt.com, Senin, 11 November 2024 terdapat nominal uang senilai Rp30 juta yang dikirim melalui rekening salah satu bank.

Tujuan pengiriman diduga kepada oknum pejabat di LL DIKTI dengan inisial OB yang menjabat sebagai Kepala Sistem Informasi dan Perencanaan.

Transaksi senilai Rp30 juta, kata sumber tersebut, adalah untuk mengurus adimnistrasi migrasi data menjadi universitas.

Pada bukti catatan transaksi yang dilakukan pada 29 April 2024 uang senilai Rp30 juta itu diproses melalui salah satu bank di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Sumber itu menyebut, pejabat LL DIKTI tidak memiliki kewenangan untuk meminta uang kepada kampus atau pun menerima uang untuk urusan pelayanan administrasi. Sebab, katanya, LL DIKTI memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melayani administrasi kampus swasta tanpa perlu imbalan.

Ketua Dewan Pembina Yayasan St Yosep Freinademetz sebagai Yayasan Pelindung Kampus Universitas Stela Maris Sumba, Lidya sebelumnya juga membantah tudingan mengirimkan sejumlah uang ke Octo.

Menurutnya, LL DIKTI melakukan pendampingan kepada kampusnya dalam merubah nama dan melakukan migrasi data menjadi universitas dari Stimikom dan juga pembukaan program studi baru tanpa membayar sepeserpun.

Saat VoxNtt.com bertanya soal pengiriman uang senilai Rp30 juta kepada pejabat di LL DIKTI, Lidya menyebut, “tidak benar dan itu tidak pernah kita kirim. Saya tidak pernah lakukan itu.”

“Mereka jaga sekali wibawa tapi untuk mereka membantu proses ini benar adanya. Tidak ada (kirim) ke pejabat LL DIKTI,” katanya.

Baca di sini sebelumnya: Pejabat di LLDIKTI XV NTT Diduga Lakukan Pungli dalam Pengurusan Status Kampus Swasta

Penulis: Ronis Natom

LLDIKTI Wilayah XV
Previous ArticlePemberhentian Empat Perangkat Desa di Warloka Telah Dilakukan Sesuai Prosedur
Next Article Diduga Lakukan Maladministrasi, Mantan KI Bank NTT dan Penjabat Gubernur Dilaporkan ke Ombudsman RI

Related Posts

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026
Terkini

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Benturan Budaya Generasi Z dalam Birokrasi Feodal

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Partai Perindo Terus Bergerak, Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak di Manggarai Barat

9 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.