Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»CSR Kubota dan Pilar Agri Bantu Genset untuk Klinik Kesehatan Pratama St. Fransiskus Asisi Ratedosa
Regional NTT

CSR Kubota dan Pilar Agri Bantu Genset untuk Klinik Kesehatan Pratama St. Fransiskus Asisi Ratedosa

By Redaksi15 Januari 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Presiden Direktur PT Kubota Machinery Indonesia, Itaru Kamiya (tengah) bersama Presiden Direktur PT Pilar Putra Tehnik, Toni Wijaya (Berkacamata) menyerahkan satu unit Genset kepada Suster Konsita, di Klinik Kesehatan Pratama St Fransiskus Asisi Ratedosa, Rabu, 15 Januari 2025 (Foto: Patrianus Meo Djawa/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT – Keterbatasan pasokan listrik saat terjadi pemadaman listrik PLN memang masih menjadi persoalan di tengah tuntutan optimalisasi pelayanan kepada pasien.

Namun, keterbatasan suplai listrik yang kerap mengganggu pelayanan kesehatan di Klinik Pratama St. Fransiskus Asisi Rate Dosa akhirnya teratasi setelah fasilitas kesehatan milik suster KFS itu kini mendapat bantuan satu unit Generator Set (Genset) berdaya 13 ribu Watt dari PT Kubota Machinery Indonesia dan PT Pilar Agri Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Direktur PT Kubota Machinery Indonesia, Itaru Kamiya, dan Presiden Direktur PT Pilar Putra Tehnik, Toni Wijaya, dalam sebuah seremoni di taman Klinik Pratama St. Fransiskus Asisi Rate Dosa, pada Rabu, 15 Januari 2025. Suster Konsita, kepala klinik tersebut, tampak terharu menerima bantuan tersebut dengan ucapan penuh syukur.

Suster Konsita mengungkapkan bahwa pemadaman dan kekurangan pasokan listrik terutama saat terjadinya pemadaman listrik PLN selama ini memang masih menjadi tantangan tersendiri bagi Klinik tersebut. Pemadaman listrik, kata Suster Konsita, sering kali berdampak buruk pada optimalisasi pelayanan kesehatan di klinik.

Menurutnya, selama 14 tahun mengabdi di Klinik kesehatan St Fransiskus Asisi Ratedosa, lembaga kesehatan Swasta Katolik itu baru dua kali membeli generator set berdaya kecil yang menurutnya harganya tergolong mahal. Namun dua genset yang sebelumnya dibeli itu kini dalam kondisi rusak karena termakan usia.

“Dengan adanya genset ini, pelayanan kami akan lebih terjamin, terutama saat terjadi pemadaman listrik,” katanya penuh syukur.

Sementara itu, Itaru Kamiya, Presiden Direktur PT Kubota Machinery Indonesia menyampaikan bahwa bantuan ini sejalan dengan visi Kubota untuk berkontribusi pada solusi terkait kebutuhan dasar manusia, yakni makanan, air, dan lingkungan.

“Dengan genset ini, kami berharap klinik ini dapat memberikan layanan yang lebih baik bagi pasien dan masyarakat sekitar,” ujar Itaru Kamiya dalam bahasa Inggris di hadapan para undangan.

Ia menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan bentuk dukungan Kubota terhadap perjalanan Indonesia menuju masa depan yang berkelanjutan, ujarnya.

Toni Wijaya, Presiden Direktur PT Pilar Putra Tehnik, yang turut diberi kesempatan berbicara dalam moment itu juga turut menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Nagekeo yang telah mempercayai produk Kubota sebagai produk andalan mereka.

Menurutnya, kegiatan penyerahan CSR Kubota yang diselenggarakan tersebut menjadi bukti penerimaan yang baik masyarakat Nagekeo terhadap Kubota

“Kami berharap kota tercinta ini akan terus berkembang, dan Kubota akan menjadi bagian dari perjalanan itu,” ujarnya.

Ia juga bercerita tentang perjalanan awal berdirinya PT Pilar Agri Indonesia yang bermula sebagai penyedia alat pengering padi di Palembang 13 tahun lalu.

Setelah menjalin kemitraan dengan Kubota, Pilar Agri Indonesia kemudian berubah fokus pada mekanisasi peralatan pertanian yang bertujuan meningkatkan efisiensi lahan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Bantuan ini, ujarnya, diharapkan tidak hanya memberikan solusi langsung untuk masalah listrik di klinik, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan masyarakat di sektor kesehatan dan pertanian sebagai dukungan berkelanjutan sosial antara perusahaan dan masyarakat.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Klinik Kesehatan Pratama St. Fransiskus Asisi Ratedosa Kubota dan Pilar Agri Nagekeo
Previous ArticleSurat Pengumuman Rekrutmen Komisaris Bank NTT Beredar, Melki Laka Lena: Itu Tanpa Persetujuan Kami
Next Article Sungai Waepesi Reo Makan Korban, Pelajar Asal Benteng Rampas Tenggelam

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.