Ende, Vox NTT-Para aktivis tampak duduk melingkar di pelataran, di tempat usaha jasa kawasan Kampus Universitas Flores. Mereka serius berdiskusi, berbagi informasi di tengah keramaian orang. Kadang canda tawa pecah dari kelompok kecil itu. Di tengah mereka, ada beberapa gelas kopi, ada rokok dan ada pula korek api. Asap mengepul dari tengah kelompok para aktivis itu. Tertawa, berdiskusi, menyicip kopi, tertawa lagi. Mereka nampaknya sangat bahagia. Di balik kelompok aktivis itu, ada tripleks berbentuk persegi yang dipajang di tembok. Ada tulisan ‘Warkop’ dan ‘WiFi’ pada pojok atas. Tampak beberapa tulisan inspiratif ala cafe juga ada di situ. ‘Ketika Otak Perlu…
Penulis: Redaksi
Ende, Vox NTT-Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G. Plate meminta lembaga perguruan tinggi Universitas Flores turut membangun usaha-usaha ekonomi digital. Ia menyebutkan peran lembaga akademik sangat dibutuhkan untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya memulihkan kembali perekonomian nasional dari tekanan dan dampak Covid-19. Menteri Johnny menyatakan ini dalam sapaan Dies Natalis ke-40 Panca Windu Universitas Flores yang dirilis pada Minggu, (19/07/2020). Begini isi lengkap sapaan menteri Johnny: Para Pengurus Yayasan, Rektor, dan para pendidik, serta seluruh jajaran dan civitas akademika Universitas Flores, secara khusus para mahasiswa dan mahasiswi. Salve Amici Mei… salam, wahai sahabat-sahabatku yang budiman.. Salam kebajikan… Saya mengucapkan selamat Dies Natalis…
Cinta Yang Kesepian Cinta yang kesepian adalah cinta tanpa keluarga Ayah memeluk amnesia di malam yang paling larut Ibu beranjak pergi dari kehangatan musim gugur yang tidak ramah Kaka meninggalkan duka kabar pada angin yang tak bernyawa Adik yang menepi jumpa pada langit tua renta Siapa cinta itu sebenarnya? Kepada air mata, duka,derita, ia tak akan pernah tau bahwa waktu pernah berlari dan amat manis. Jiwa Yang Anarkis Jiwa anarkis yang mendiam menerkam rasa Menusuk batu karang jiwa Menggusur mimpi cita-cita Otak dihantui kekerasan Bergegas memberontak pada luka-luka lama Kata berwajah penindasan Senantiasa tersenyum mengejek pelu Sakit…
Kepada Fajar Kepada fajar yang mengintip dari balik bebukit Awan-awan kapas berkumpul menyajak langit cerah nan elok Seonggok harap terbias seiring kristal embun beranjak dari dedaun pagi Seiring gelap yang perlahan terusir pergi, berganti rona merah menghampiri Seberkas mimpi berdiri menunggu dijemput bukti Pagi beringsut menuju siang, Dedaun kering memilih pergi dari genggam ranting-ranting rapuh Sekawan kutilang menukik di balik rerumpun bambu Kemudian berpindah mencium bebunga jambu Sebelum memeluk erat dahan pohon mangga itu Bahwa dunia ini fana dan selalu berganti peran Bertualang sesuai kata hati Sebelum kembali kepada pagi dengan sorot merah Pada sumringah fajar berpendar padah wajah bocah-bocah…
Tuhan I (dan dua belas dosa) Di hari minggu Jam-jam yang kosong Kami tempuh dua belas dosa Berhadapan dengan Tuhan Kami jadi tak berdaya Kupandang pula di depanku Kelesuan dan kejenuhan yang saling beradu pandang Wahai, iblis bernama kebosanan Ini bukan soal kesepian di tengah dua belas dosa Sebab masing-masing punya pertanggungjawaban Pergilah!! Kuseret dosa-dosa itu Lalu kulindas di bawah salibku Tuhan II (3 kali sehari menjilat doa) Pada Tuhan yang memberi pengampunan Kunikmatilah sebuah istilah bergengsi di era globalisasi penuh polusi Para dedaun muda memamer buah dada Tawaran di jalan-jalan Setelah mencicil pertemuan yang bergulat kedalaman diri…
Mbay, Vox NTT-Empat orang Balita dan dua anak-anak asal provinsi Nusa Tenggara Timur dilaporkan telah selesai menjalankan masa hukuman penjara di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Kota Kinabalu, Malaysia. Informasi ini diketahui setelah 43 Imigran asal Provinsi Nusa Tenggara Timur dideportasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu Malaysia tiba di pelabuhan Marapokot, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu 18 Juli 2020. Dari 43 Pekerja Migran Indonesia yang dideportasi, voxntt.com menemukan enam orang diantaranya masih berstatus anak-anak dan balita. Sebelum dideportasi, balita dan anak NTT itu sebelumnya telah ditangkap polisi Malaysia bersama orang tua mereka dan dijatuhi hukuman penjara selama 3 hingga…
Ende, Vox NTT-Orang tua wisudawan Universitas Flores di Ende, NTT merasa terharu usai memindah tali toga (kucir) anak-anak mereka. Kewenangan itu diberikan oleh pihak Kampus kepada para orangtua dalam prosesi wisuda secara virtual, Sabtu (18/07/2020) siang. “Kami merasa terharu dan ini pengalaman yang berharga bagi kami sebagai orangtua,” tutur Sebastianus Sawu (49), warga asal Desa Watukamba, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende. Sebastianus memahami prosesi wisuda virtual digelar dampak dari pandemik Covid-19. Terhadap kondisi ini, ia mengucap terima kasih kepada pihak kampus atas tata cara alternatif yang dipilih yakni wisuda virtual. “Ya, kami juga mengikuti semua tata cara pelaksana tadi. Kami menyaksikan…
*) Cerpen Latrino Lele Namaku Robin, anak sulung dari tiga bersaudara. Aku dipercayakan kedua orang tuaku untuk kuliah di tanah Jawa, tepatnya di Jakarta. Kota yang dijuluki metropolitan itu. Aku sangat bersyukur meskipun keadaan ekonomi keluarga pas-pasan orang tuaku mampu membiayai kuliahku. Mereka telah menaruh harapan yang besar di pundakku. Agar kelak aku pulang ke kampung dengan membawa ijazah. Sebagai bukti bahwa aku kuliah dan menjadi guru. Cita-cita luhur yang telah lama aku impikan. Bagiku profesi sebagai guru bukan sesuatu hal yang mudah. Ia butuh perjuangan dan kerja keras. Guru ibarat pelita yang dalam kerapuhannya, tetap tegar dan selalu siap…
Oleh: Apolonius Anas Direktur Lembaga Bimbingan Kursus dan Pelatihan U-Genius Kefamenanu Acara hel keta di kali Nain Kefamenanu Timor Tengah Utara beberapa waktu lalu menjadi sorotan di group Facebook Biinmafo News. Saya membaca postingan per postingan linimasa terkait hajatan itu. Kemudian meneliti dan menelisik diksi, narasi serta sudut pandang bahkan relung hati terdalam para netizen pada kolom komentar. Memang acara itu menjadi pemicu angin kritik yang dihembuskan kepada pasangan muda dalam hajatan pilkada TTU Kristina Muki dan Yosep Tanu. Pasangan Kristina Muki dan Yosep Tanu didaulat sebagai bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati utusan dari Partai Nasdem dalam perhelatan pilkada…
Mbay, Vox NTT-Theresia Ine (40) dan adiknya Yasinta No’a (30), dua bersaudara asal Pape, Kecamatan Bajawa kamis 9 Juli 2020 mendatangi DPRD Ngada. Mereka hendak mengadukan tindakan pihak perusahaan listrik negara (PLN) Bajawa yang telah menebang 15 batang pohon kemiri miliknya tanpa izin. Pengaduan ke lembaga DPRD Ngada merupakan buntut dari jawaban pihak PLN Bajawa yang menolak bertanggung jawab atas tindakan itu. Kepada Vox NTT di depan gedung DPRD Ngada, Theresia menceritakan kronologis penebangan pohon kemiri miliknya itu oleh pihak PLN sub rayon Bajawa. Dikatakannya, pada tanggal 30 juni 2020, pihak PLN Bajawa sempat menemui dirinya di rumahnya di Pape,…
