Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Bantuan Rumah Juang Mas Wapres Segera Disalurkan untuk Korban Gempa Nagekeo
Pojok Info

Bantuan Rumah Juang Mas Wapres Segera Disalurkan untuk Korban Gempa Nagekeo

By Redaksi18 Agustus 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur LSM Pelihara Nagekeo, Oskarianus Meta Doi menerima pengiriman bantuan Relawan Wapres Gibran untuk para korban bencana alam di Nagekeo pada Senin malam, 17 Agustus 2026
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Bantuan kemanusiaan dari Rumah Juang Mas Wapres (R2J) untuk korban gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dijadwalkan mulai didistribusikan pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Ketua Yayasan Pelita Harapan Rakyat, Oskarianus Meta Doi, mengatakan yayasannya menjadi penyalur resmi bantuan R2J khusus untuk wilayah Kabupaten Nagekeo. Bantuan tersebut terdiri atas ratusan kantong beras premium ukuran 5 kilogram, ratusan dus air mineral, dan 100 rak telur ayam.

“Target pertama penyaluran bantuan Mas Wapres ini kita utamakan untuk para pengungsi yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah maupun pihak swasta. Identifikasi kita, mereka berada di Mauponggo dan Keo Tengah,” ujar Oskar kepada VoxNtt.com pada Selasa, 18 Agustus 2026 dini hari.

Bantuan serupa juga akan disalurkan ke wilayah Ende Utara di bawah koordinasi Daniel Fridus Yanto, PIC R2J Nagekeo untuk wilayah Ende. Bantuan kemanusiaan tersebut sepenuhnya didukung PT Pupuk Kaltim dan PT Pupuk Indonesia Tbk.

Penyaluran bantuan dilakukan di tengah masih terbatasnya jangkauan bantuan pemerintah ke sejumlah lokasi pengungsian. Memasuki hari ketiga pascagempa Nagekeo, sejumlah bantuan dari para donatur telah mulai didistribusikan kepada korban.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada mengatakan pemerintah daerah sejauh ini belum menjangkau seluruh lokasi penampungan pengungsi. Selain tiga kamp pengungsian terpusat, terdapat lebih dari 50 titik pengungsian mandiri yang tersebar di kawasan hutan dan perbukitan dan belum tersentuh bantuan.

Gonzalo mengatakan penanganan pada hari pertama pascagempa belum dapat dilakukan secara optimal. Masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), masih berfokus menyelamatkan dan mengurus anggota keluarga masing-masing yang terdampak bencana.

Meski demikian, pemerintah bersama TNI dan Polri tetap melakukan penanganan di RSUD Aeramo pada hari pertama. Mereka membangun tenda darurat, menyiapkan tempat tidur dan genset untuk kebutuhan listrik, serta memobilisasi seluruh pasien dari dalam ruangan hingga malam hari dalam kondisi yang dinilai aman.

Pada hari kedua, yang bertepatan dengan Minggu, pemerintah mulai membuka donasi untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. Namun, jumlah donasi yang masuk masih terbatas sehingga pendistribusian bantuan ke berbagai titik pengungsian belum dapat dilakukan secara maksimal.

Memasuki hari ketiga, bantuan dan donasi mulai berdatangan. Pemerintah kemudian menyalurkan sejumlah bantuan ke beberapa lokasi penampungan pengungsi sejak pagi hingga sore hari, meski jumlahnya masih terbatas.

Pemerintah menargetkan distribusi bantuan dilakukan lebih merata mulai hari keempat pascagempa. Aktivitas ASN yang mulai berjalan normal, keterlibatan relawan, serta bantuan dari berbagai pihak diharapkan mempercepat distribusi kebutuhan dasar kepada seluruh pengungsi.

“Termasuk di dalamnya sumbangan dari para ASN yang sebelumnya dialokasikan untuk kegiatan apel peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus yang kemudian tidak digunakan dan akan diarahkan untuk membantu penanganan para korban bencana,” tutup Wabup Gonzalo.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Gempa Bumi Gibran Rakabuming Raka Kabupaten Nagekeo LSM Pelihara Nagekeo Nagekeo Rumah Juang Mas Wapres
Previous ArticleTema HUT ke- 81 RI 17 Agustus 2026 Tidak Relevan

Related Posts

Benny Harman Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Nagekeo

17 Agustus 2026

Hari Ketiga Pascagempa, NasDem Nagekeo Perluas Distribusi Bantuan ke Pengungsi Pedesaan

17 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026
Terkini

Bantuan Rumah Juang Mas Wapres Segera Disalurkan untuk Korban Gempa Nagekeo

18 Agustus 2026

Tema HUT ke- 81 RI 17 Agustus 2026 Tidak Relevan

18 Agustus 2026

Benny Harman Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Nagekeo

17 Agustus 2026

Hari Ketiga Pascagempa, NasDem Nagekeo Perluas Distribusi Bantuan ke Pengungsi Pedesaan

17 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.