Labuan Bajo, Vox NTT- Hingga kini, Kantor Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT tidak digunakan. Sebelumnya tahun 2013, Kepala Desa Wae Mowol Florianus Hibur mendirikan Kantor Desa Wae Mowol untuk menjadi sentral pelayanan publik. Namun kantor desa itu tidak juga digunakan dan mubazir. Tahun 2017, Kades Florianus mendirikan lagi kantor desa yang baru dan pengerjaannya selesai tahun 2018. Meskipun telah dibangun kantor desa yang baru, hingga kini tak kunjung digunakan. Gregorius Bagus Meja, warga Kampung Golo Lajar, Dusun Golo Lajar, Desa Wae Mowol kepada VoxNtt.com, Senin (08/07/2019), menyayangkan mubazirnya kantor tersebut. Menurut pria yang sering disapa…
Penulis: Redaksi
Ruteng, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan membangun jembatan Wae Lawar pada tahun 2019 ini. Sebelumnya, masyarakat meminta agar Pemkab Manggarai membangun jembatan yang membelah kali Wae Lawar itu. Lokasi kali ini berada di Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan jembatan bidang bina marga Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Yohanes Don Bosco mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan Wae Lawar menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU). Pembangunan jembatan ini, kata Yohanes, berdasarkan permintaan masyarakat di sekitar lokasi jembatan, khususnya warga Topak Desa Golo Langkok. “Jembatan ini…
Kupang, Vox NTT-Maksi Nahak dan Eman Nahak berhasil mengharumkan nama Kejuaraan Tinju Nusa Tenggara Timur, Minggu 7 Juli 2019 malam. Keduanya, menang TKO di ronde ketiga dalam kejuaraan tinju dunia “The Border Battle” di Gor Oepoi Kota Kupang. Eman Nahak memperebutkan kelas super bulu berhadapan dengan Perdrinho Dorego petinju asal Timor Leste. Eman keluar sebagai pemenang usai ronde ketiga setelah petinju asal Timor Leste kalah TKO. Sementara untuk kelas Middle Weight (kelas menengah) Maxi Nahak melawan Jovelio Jose petinju asal Negara tetangga Timor Leste. Meski ronde awal keduanya saling jual pukulan, namun, Jovelio tetap mengakui keunggulan Maxi dengan menyerah TKO…
Kupang, Vox NTT-Lembaga Change Operator bersama Pemerintah Desa Watu Pari, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Ngoeng Mose di desa Watu Pari, Manggarai Timur. Proses pembentukan BUM Desa ini dilakukan sejak tanggal 27 Juni sampai pada penetapan pada tanggal 5 Juli 2019 Direktur Change Operator, Arischy Hadur, kepada media mengatakan bahwa BUM Desa ‘Ngoeng Mose’ dibentuk melalui tiga tahapan. http://fuq.zqc.mybluehost.me/2019/07/09/potensi-unit-usaha-bumdesa-penting-dikaji/48275/ Pertama, musyawarah desa dengan agenda sosialisasi BUM Desa. Kedua, penggalian potensi desa melalui pembentukkan tim 7, dan ketiga, musyawarah penetapan BUM Desa. Bagi Hadur, BUM Desa yang baik harus dibentuk berdasarkan prosedur yang jelas,…
Kupang, Vox NTT-Keberadaan Badan Usaha Milik Desa penting untuk dikaji dalam riset ilmiah. Dengan kajian ilmiah, potensi, peluang dan tantangan BUMDes mudah diatasi. Untuk itu, lembaga Policy Research Organization Change Operator (Change’O) membentuk tim 7 dalam Musyawarah desa Watu Pari dengan agenda Sosialisasi Pembentukkan BUM Desa. Tim 7 dibentuk dengan maksud sebagai pihak yang melakukan kajian lapangan terkait potensi desa dan kebutuhan pasar di desa Watu Pari 27 Juni 2019 lalu. Yosefina Desinyata Keon, staf divisi Riset dan Publikasi Change’O mengatakan, tim 7 bekerja untuk menghadirkan kondisi nyata kebutuhan masyarakat di desa. Menurutnya, selama ini masih banyak desa yang memilih unit…
Oleh: Ve Nahak Rohaniawan SVD, alumnus STFK Ledalero, tinggal di Spanyol Ada berita miris di balik kemenangan Malaka 2-0 atas PSK Kupang dalam laga pembuka El Tari Cup Jumat (5/7) lalu. Dua pemain PS Malaka ditampar sang pelatih karena salah mengoper bola. Seolah-olah, memukul pemain adalah hak pelatih. Saya tidak yakin, pelatih diberi hak sebesar itu dalam dunia sepak bola. Adrianus Bria Seran, pelatih PS Malaka yang juga adalah Ketua DPRD, menunjukkan aksi tidak terpuji itu di tengah pertandingan di depan ribuan penonton. Pertanyaannya, mengapa kita seolah-olah membenarkan “flungku” si pelatih pada wajah para pemain di tengah sebuah kompetisi yang mengusung…
Oleh: Lasarus Jehamat Dosen Sosiologi Fisip Undana Kupang Wajah subyek desa disalahgunakan oleh satu dua pihak. Yang paling kentara ialah penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan segelintir elite desa berikut otoritas supradesa. Yang terjadi ialah manipulasi relasi agar terlihat akur dan harmonis. Korupsi masif di tingkat desa khas menunjukkan bahwa desa sedang menjadi obyek secara sistematis. VoxNtt.com (1 Juli 2019) menyebut desa saat ini sebagai Surga bagi koruptor. Di Provinsi NTT, terdapat 22 kepala desa yang divonis bersalah dalam kasus korupsi dan 4 kepala desa lainnya sedang menjalani sidang di Pengadilan Tipikor PN Kupang. Minggu lalu, tiga pejabat Kabupaten Sumba Barat Daya,…
Mbay, Vox NTT- Pengadaan mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Nagekeo telah disetujui DPRD setempat. DPPR Nagekeo telah menyetujui anggaran senilai Rp 1,3 miliar untuk membeli mobil Damkar tersebut. Wakil Ketua I DPRD Nagekeo Kristianus Du’a Wea mengaku, pihaknya sudah menyetujui anggaran pengadaan mobil Damkar sejak tahun 2018 lalu. Namun lantaran waktunya mepet sehingga belum bisa membeli mobil Damkar. Namun menurut Kristianus, DPRD Nagekeo telah menyetujui anggaran membeli mobil tersebut pada tahun 2019 ini sebesar Rp 1,3 miliar. “Sebenarnya mobil Damkar kita punya sudah ada sejak tahun 2018. Namun karena ada alasan dari dinas bahwa waktunya mepet, sehingga mereka takut mengeksekusi…
Labuan Bajo, Vox NTT- Kepala Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, Florianus Hibur diduga Korupsi anggaran pemberdayaan masyarakat. Di dalam draf anggaran pemberdayaan masyarakat dianggarkan sebanyak Rp 40.000.000 diperuntukkan untuk Pertanian dan Peternakan. Namun dalam realisasinya anggaran sebanyak Rp 40.000.000 itu, hanya diperuntukkan bagi peternakan yaitu Babi. Anggaran babi tersebut akan dibagikan kepada setiap kepala keluarga miskin. Satu ekor babi diberikan kepada satu kepala keluarga miskin. Di dalam RAPDes, satu ekor babi dianggarankan senilai Rp 1.000.000. Namun saat diberikan kepada warga, Kades Wae Mowol hanya memberikan uang Rp 750.000 dan menyuruh masyarakat membeli babi sendiri. Adrianus…
Kupang, Vox NTT- Koordinator Wilayah VI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Asep Rahmat Suwandha angkat bicara terkait kasus pembangunan NTT Fair dan Monumen Pancasila. Asep mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi atau suporvisi dengan Kepolisian dan Kejaksaan NTT. “Dari sisi penindakannya saya akan lakukan koordinasi atau suporvisi penindakan dengan Kepolisian dan Kejaksaan se-NTT,” kata Asep kepada wartawan di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Daerah dan Manajemen Barang Milik Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), di Lantai 4 Aula Fernandes Kantor Gubernur NTT, Senin (08/07/2019). Ia mengatakan, berdasarkan Undang-undang semua perkara yang ditangani Kepolisian dan Kejaksaan harus dilapor ke KPK.…
