Borong, Vox NTT-Nasib sembilan guru tenaga harian lepas (THL) di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur di ujung tanduk. Betapa tidak, Kadis PK Matim Frederika Soch tidak lagi melanjutkan pembayaran gaji mereka untuk tri wulan dua yaitu dari bulan April hingga Juli. Dia menilai, sembilan guru tersebut telah menyalahi aturan. Kadis Frederika, saat dikonfitmasi VoxNtt.com melalui pesan singkat, Sabtu pagi (25/08/2018), mengatakan sembilan guru THL tersebut sudah menerima gaji 3 bulan dengan cara yang tidak sesuai aturan. “Selanjutnya kami tidak teruskan pembayaran untuk tri wulan 2,” katanya. “Sebagai guru harus jujur dan memiliki sikap dan tingkah laku yang terpuji…
Penulis: Redaksi
Borong, Vox NTT- RM, salah satu orangtua murid SDK Satar Teu, Kecamatan Lamba Leda kembali mendesak Dinas PK Manggarai Timur (Matim) agar mengusut tuntas dugaan penggelapan dana PIP oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Sebas Nambu pada tahun 2016 dan 2017. “Tolong Dinas PK usut tuntas kasus ini. Praktik korupsi di dunia pendidikan tidak boleh dibiarkan. Kasian anak-anak diajarkan untuk korupsi,” desak RM kepada VoxNtt.com melalui telepon seluler, Sabtu siang (25/08/2018). Dia membeberkan, sejak kasus dana PIP di SDK Satar Teu diekspos media massa, pelan-pelan Kepsek Sebas membagi buku rekening siswa dan uangnya. Namun, kata dia, di balik itu ada sejumlah kejanggalan…
Borong, Vox NTT- Nita Jesuita lahir di Pau, 24 Juni 2001. Dia adalah salah satu putri kembar pasangan Pius Juang dan Imelda Widiawati. Saudara kembar yang lahir di tanggal yang sama dengan Nita bernama Theresia Yuneti Harmina. Nita Jesuita sendiri lahir pertama sebelum saudara kembarnya. Mereka empat bersaudara. Ayah dan Ibu Nita berprofesi sabagai petani yang penghasilannya pas-pasan. Mereka berasal dari Pau, Kelurahan Nggalak Leleng, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT. Sejak kecil, pemilik nama lengkap Maria Yunita Jesuita ini bercita-cita ingin menjadi TNI. Untuk meraih impiannya, Nita terus berjuang untuk sebuah prestasi cemerlang. Sejak masuk pendidikan formal…
Puisi-Puisi Edy Soge Ef Er* Cecillia Gadis Timor berhati melati Kuncup senyum mekar tawa Pagi hari embun berlabuh di kelopakmu Mataku dingin dadaku terjaga Engkau Cecillia, kembang di kebun Tuhan Dari balik pagar kulihat tudungmu bergerai Tudungmu, kelopak putih mahaindah Jangan sampai dihempas bayu lelaki Aku di bukit ini begini: Mendukungmu menjadi bunga Sang Guru Ledalero, 19 Agustus 2018 Di Kesunyian Abad Ini Di kesunyian abad ini Aku belajar lebih tekun Untuk berdamai dengan diri Ledalero, 19 Agustus 2018 *Edy Soge Ef Er, mahasiswa tingkat I STFK Ledalero.
Cerpen Edy Soge Ef Er* /1/ Berulang kali ia menghampiriku. Hinggap di tanganku. Sudah tiga kali ia mengunjungiku di kamar tidur yang kecil; pas untuk aku dan puisi. Entah kabar apa yang ia kabarkan. Aku pikir itu biasa tetapi ia sering datang, jadinya bingung. Hari Minggu, di kamar makan ia datang lagi. Hinggap tepat di jari telunjuk kananku. Melihat itu teman semeja merasa tidak nyaman. Ada yang mencibir ada yang anggap biasa. Tetapi bukan bagi Tony, pencinta okultisme itu. Ia percaya pada hal-hal gaib dan tidak masuk akal. Ia mengerti banyak tentang itu. “Saudara, kematian sudah datang. Biru itu alam…
Ruteng, Vox NTT- “Penipuan” pekerjaan saat mendaftarkan diri sebagai caleg diduga terjadi di Kabupaten Manggarai. Sumber VoxNtt.com yang enggan menyebutkan namanya menduga, ada kepala desa tidak mengisi form pengunduran diri saat mendaftar sebagai caleg beberapa waktu yang lalu. Selain itu, ada pula anggota DPRD yang pindah partai dan kembali maju dalam bursa caleg 2019 tidak mengundurkan diri saat mendaftar sebagai caleg. Menurut sumber tersebut, kades dan anggota DPRD yang pindah partai hanya menulis pekerjaan wiraswasta saat memasukan berkas pendaftaran bacaleg ke KPU Kabupaten Manggarai. “Mereka itu ada yang masih aktif bekerja dan terima gaji. Seharusnya mengisi form pengunduran diri dari…
Oleh: Pius Rengka Abraham Lincoln, salah satu Presiden Amerika Serikat terkenal, pada satu masa berkata begini: You can fool one man all of the time, you can fool all man one of the time, but you can not fool all man all of the time. Ungkapan Lincoln ini sungguh aktual di hari-hari belakangan di negeri nyiur melambai-lambai ini. Mengapa? Karena Indonesia kini sedang baku olok dua kubu. Renungan berikut adalah untuk itu. Rakyat Indonesia, belakangan ini dihadapkan pada hanya dua pilihan calon Presiden. Jokowi dan Prabowo. Prabowo banyak orang tahu. Dia mantan pejabat tinggi militer. Anak seorang pemikir besar ekonomi…
Labuan Bajo, Vox NTT-Jenazah Hilarius Efendi atau Aris (20), salah satu korban tenggelam di Pantai Pede, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat dimakam hari ini Jumat (24/08/2018) di Kampung Weol, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Sebelumnya, Aris dikabarkan meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Pede bersama rekannya Steni (19), Kamis, 23 Agustus 2018 pukul 17.00 wita. Saat tiba di Kampung Weol, jenazah almarhum disambut isak tangis keluarga. Jenazah dimakamkan pukul 16.00 Wita di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Belangrambang Cancar, Kelurahan Waebelang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Aris merupakan anak kedua dari enam bersaudara dari pasangan Ardianus Saham Ahang dan Yuliana Mbimbus. “Saat mendengar peristiwa naas…
(Catatan HUT Kemerdekaan RI ke-73) Oleh: Wilibaldus Kuntam Pegiat Sosial, Tinggal di Manggarai Peringatan HUT proklamasi kemerdekaan RI yang ke-73 dirayakan dengan meriah di NTT. Kemeriahan tampak dalam rangkaian banyak acara. Tentu membuat banyak acara adalah cara memaknai hari kemerdekaan. Namun, memaknai hari kemerdekaan 17 Agustus hanya dengan buat banyak acara saja tidaklah cukup. Mengapa? Sebabnya sederhana. Kemerdekaan itu tidak sama dengan 17 Agustus tapi lebih dari itu, kemerdekaan adalah proses yang panjang. Menariknya, perayaan kemerdekaan kali ini diperingati saat NTT menjadi provinsi terkorup di Indonesia. Sebutan NTT sebagai provinsi terkorup bukan mengada-ada. Menurut laporan Indonesian corruption Watch (ICW), pada…
Larantuka, Vox NTT- Miris! Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang seharusnya mendapatkan perhatian penuh kasih dan sayang dari pihak keluarga dan lingkungan, malah dibunuh secara sadis oleh saudara ipar sendiri. Nasib naas ini menimpa Markus Merato Manuk (50). ODGJ asal Desa Lamaole, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur ini meregang nyawa setelah dipukul oleh AMK pada bagian tangan, kaki, dan kepala pada Rabu malam 22 Agustus 2018, sekitar pukul 23.00 Wita. AMK tak lain saudara iparnya Markus. “Pada hari Rabu malam, sekitar pukul 23.00 Wita, Markus yang dalam kondisi dipasung di rumahnya, berteriak dan membuat keributan. Kemudian datang anak korban…
