Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Elsel Matim Tagih Janji Gubernur NTT Perbaiki Jalan
Regional NTT

Warga Elsel Matim Tagih Janji Gubernur NTT Perbaiki Jalan

By Redaksi14 November 20161 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Masyarakat Elar Selatan, Manggarai Timur, meminta Gubernur NTT, Frans Lebu Raya supaya jangan lupa memperbaiki dan melanjutkan pembangunan jalan Provinis di Manggarai Timur.

“Bapa Gubernur sudah melihat dan merasakan penderitan saat melintas di jalur tersebut saat kunjungan bulan September lalu di kampung Mamba” kata Ansel Lembe Warga Elar Selatan di Mbata Sabtu (12/11).

Foto: Rombongan Gubernur NTT saat tiba di Mamba, Elar Selatan
Foto: Rombongan Gubernur NTT saat tiba di Mamba, Elar Selatan

Menurut Ansel kehadiran Gubenur NTT beberapa waktu lalu menjadi kepuasan tersendiri bagi masyarakat Kecamatan Kota Komba dan Kecamatan Elar Selatan.

Kala itu, Frans Leburaya berjanji untuk memperbaiki jalan yang selama berpuluhan tahun sudah rusak parah.

“Mereka (warga Elsel) berharap setelah Gubernur melihat kondisi jalan akan segera diperbaiki dan diperpanjang” kata Ansel

Ansel mengungkapkan jalan yang rusak membuat arus barang dan manusia terhambat, semua barang menjadi mahal harga Komoditi jauh dibawah standar.

Ruas jalan propinsi yang ada di Manggarai Timur yang kondisinya baik sekitar tiga puluhan kilometer selebihnya jalan tanah dan batu.

“Warga setiap tahun selalu mengeluhkan tentang jalan Buruk” keluh Ansel. (TN/VoN)

Previous ArticleVox Point Indonesia Mengutuk Pelaku Bom Molotov Depan Gereja Oikumene Samarinda
Next Article Terancam Dikriminalisasi, Masyarakat Adat Lambo Nagekeo Minta Bantuan LPSK

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.