Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Simak Kisah Ketum PMII Cabang Kupang Tentang Kehidupan Toleransi di NTT
MAHASISWA

Simak Kisah Ketum PMII Cabang Kupang Tentang Kehidupan Toleransi di NTT

By Redaksi18 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kami saling bercanda gurau, menceritakan kisah, curhat, bahkan berdiskusi lintas agama untuk diambil nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan teman-teman katolik ada yang suka menanyakan isi Al-quran kepada saya

Kota Kupang, VoxNtt.com- Beredarnya isu SARA yang mengancam kebhinekaan Indonesia akhir-akhir ini ditanggapi oleh Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) cabang Kupang, Jullfirlan, Jumat (18/11).

PMII Kupang menghimbau kepada masyarakat Indonesia dan NTT khususnya untuk tidak terprovokasi dengan dengan berbagai kabar yang menyesatkan sekarang ini di berbagai media, baik konvensional, online maupun media sosial.

“Pancasila sebagai pedoman dan pandangan hidup bangsa yang harus dihayati sebagai ideologi yang mempersatukan perbedaan kita” ungkap mahasiswa yang biasa disapa Firlan ini.

Menurutnya selama ini NTT sudah dikenal sebagai provinsi paling toleran di Indonesia. Karena itu ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk belajar banyak dari kehidupan beragama di NTT.

Ia mengaku sesungguhnya kebersamaan serta sikap menghargai perbedaan yang ia rasakan selama ini, sungguh indah dan patut diteladani oleh segenap komponen bangsa Indonesia

“Ini saya sangat rasakan ketika berada di antara teman GmnI, PMKRI, GMKI, HMI maupun organisasi kemahasiswaan di Kota Kupang” kata Firlan.

Lebih lanjut ia mengaku kehidupan toleransi tersebut tidak hanya terjadi di lingkungan aktivis mahasiswa. Dalam realitas sehari-hari ia mengaku sangat bangga dengan sikap menghargai perbedaan sesama pemuda lintas agama di NTT.

“Kami saling bercanda gurau, menceritakan kisah, curhat, bahkan berdiskusi lintas agama untuk diambil nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan teman-teman katolik ada yang suka menanyakan isi Al-quran kepada saya” aku Firlan sambil tertawa.

Ia berharap dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur non-aktif DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok jangan sampai berkembang menjadi isu SARA karena itu adalah persoalan hukum yang sudah ditangani Polri.

Sebagai masyarakat yang hidup dalam negara hukum berasaskan Pancasila, kita seharusnya mendukung aparat kepolisian untuk menuntaskan kasus ini secara adil dan transparan.

“Sekali lagi ingat, jangan sampai kita lupa membangun bangsa gara-gara sibuk dengan urusan yang tidak terlalu penting” kata Firlan (Andre/VoN)

 

 

 

Kota Kupang
Previous ArticleHMI Cabang Kupang Himbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu SARA
Next Article Dirut Bank NTT Beri Kemudahan Bagi HIPMI NTT untuk Berinvestasi

Related Posts

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.