Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kades Bea Ngencung Matim Diduga Tilep Dana Rastra
HEADLINE

Kades Bea Ngencung Matim Diduga Tilep Dana Rastra

By Redaksi29 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong,VoxNtt.com- Kepala desa (Kades) Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Kornelis Jardi, dituding korupsi uang  warga masyarakat miskin (Rastra) sebesar  Rp 24.120.000.

Tokoh masyarakat desa Bea Ngencung, Jeanudin Koda Kepada media ini Senin (28/11) di Kantor Bupati di Lehong  mengungkapkan pihak sudah memberikan surat laporan kepada polsek Borong dengan harapan  agar kasus ini diproses secara hukum.

Menurut Jeanudin,  ada penggelapan dan pungutan dengan menaikan harga raskin oleh Kades Bea Ngencung. Uang yang dikumpulkan dari  masyarakat miskin ini tidak diteruskan ke pihak Bulog.

Malah digelapkan oleh Kades. Anehnya lagi, harga satuan Raskin per kg sebesar Rp 2.000. Padahal semestinya sesuai patokan, harga raskin itu sebesar Rp 1600 per kg.

Dia mengungkapkan pihaknya sudah bertemu wakil bupati Matim Agas Andreas supaya menonaktifkan Kades Bea Ngencung. Selain itu, sebanyak 162 kepala keluarga (KK) penerima raskin di wilayah desa Bea Ngencung, telah mengumpulkan uang Raskin kepada Kades setempat melalui RT pada Juli 2016 lalu.

“Uang tersebut untuk jatah raskin 6 Bulan tahap II, yakni Juli-Desember” ungkap Jeanudin.

Dikatakan untuk tahun 2016 tahap kedua,  warga sudah menerima raskin Senin (14/11) lalu dengan Sistem beli langsung, namun yang sudah kumpul belum dikembalikan Kades. Semua bukti setor atau kwuitansi uang dari RT ke Kades di ketua RT masing-masing.

Dia mengatakan setelah bertemu  wakil bupati di ruang kerjanya Senin (28/11), wabup Agas berjanji untuk  perintahkan Inspektorat untuk melakukan audit khusus terhadap persoalan Raskin di wilayah itu

“Pa wakil bupati juga berharap  untuk segera kembalikan uang milik warga” kata Jeanudin Koda menirukan ucapan wakil bupati Andreas Agas.

Senada juga disampaikan Alosius Cai, warga masyarakat desa Bea Ngencung mengungkapkan keberadaan Kades saat ini tidak diketahui oleh warga.

“Warga sulit menemukan kades di desa desa Bea Ngencung.  Prilaku Kades Bea Ngencung, sungguh sangat disesalkan dan mengecewakan warga masyarakat. Persoalan yang sama juga dilakukan olehnya pada tahun 2015 lalu namun tidak ada penyesalan dari kades dan melakukan perbuatan yang sama tahun 2016” ungkap Alosius.

Dia mengatakan pihaknya sudah menyerahkan  surat laporan kasus kades Bea Ngencung, ke Inspektorat,  Bupati, DPRD, Bagian Ekonomi, BPMPD, dan juga ke Polsek Borong dan berharap segera ada jalan keluar dari pemerintah kabupaten. (TN/VoN)

Foto Feature: Warga masyarakat Bea Ngencung kecamatan Rana Mese Manggarai Timur diterima di Bagian Humas dan Protokol Setda Matim  Kasubag Humas dan Protokol, Agus Supratman dan Erlin Makin Senin (28/11) sebelum bertemu wakil bupati Agas Andreas di Ruang kerjanya.

Manggarai Timur
Previous ArticleTodung Mulya Lubis: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Teokrasi
Next Article Diminta Maju Calon Bupati TTS, Jimmy Sianto: Saya minta izin dulu di konstituen

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.