Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Menkes Nila Minta Pemkab Mabar Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Primer
KESEHATAN

Menkes Nila Minta Pemkab Mabar Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Primer

By Redaksi30 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp
Labuan Bajo, VoxNtt.com – Pada kunjungannya ke Labuan Bajo, Selasa, 29 November 2016, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Farid Moeloek juga membahas tentang pentingnya fasilitas kesehatan yang memadai khusus untuk layanan kesehatan primer di Puskesmas. Ia juga menghimbau Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk memaksimalkan layanan kesehatan tersebut.
Ia mengatakan, layananan kesehatan primer yakni puskesmas merupakan sarana yang paling mudah dijangkau oleh masyarakat sebelum memutuskan untuk ke Rumah Sakit.

“Puskesmas itu penjaga gawang untuk kesehatan masyarakat kita. Pelayanan kesehatan primer harus kita maksimalkan sehingga masyarakat tidak harus ke rumah sakit untuk memeriksa kesehatannya,” terangnya di Labuan Bajo, Selasa (29/11/2016).

Meski demikian, dia mengaku keberadaan fasilitas kesehatan yang masih minim di Puskesmas membuat masyarakat memandang Puskesmas hanya untuk masyarskat tidak mampu.

“Saat ini masyarakat memandang pelayanan di puskesmas itu khusus orang tidak mampu. Mungkin karena keberadaan fasilitas yang masih belum memadai,” ujarnya.

Di Kabupaten Manggarai Barat sebelum Rumah Sakit Pratama didirikan, pelayanan kesehatan berlangsung di 18 Puskesmas yang menyebar di 10 kecamatan. Jumlah tersebut untuk melayani 234 ribu penduduk dari 59 ribu kepala keluarga di daerah Manggarai Barat. (Eyo/VoN).

 Foto Feature: Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek berpose bersama Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula dan beberapa eleman masyarakat di Labuan Bajo, Selasa (29/11).
Manggarai Barat
Previous ArticleMenkes Nila; Seperempat Orang Indonesia Idap Hipertensi
Next Article Pilkada: Omnes Vos Fratres Estis

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.