Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jaga Ekosistem Laut, Camat Sahab Kukuhkan Pengurus FMPPI Kelurahan Tanjung
Regional NTT

Jaga Ekosistem Laut, Camat Sahab Kukuhkan Pengurus FMPPI Kelurahan Tanjung

By Redaksi1 Desember 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Selain untuk menjaga ekosistem laut, forum ini juga dibentuk untuk mencegah pelaku perakitan bom ikan. Beberapa tempat perakitan bom akan dibicarakan secara persuatif

Ende, VoxNtt.com- Camat Ende Selatan, Mohammad Sahab, mengukuhkan pengurus Forum Masyarakat Peduli Pengeboman Ikan (FMPPI) Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Kamis (01/12/2016) di Lapangan Futsal Tanjung.

Forum yang terbentuk dari 26 kelompok nelayan Tanjung tersebut bertujuan untuk mencegah pengeboman ikan yang terjadi di perarian selatan Flores. Sebab, belakangan ini, ekosistem laut tercemar dengan aksi yang tak terpuji tersebut.

Selain untuk menjaga ekosistem laut, forum ini juga dibentuk untuk mencegah pelaku perakitan bom ikan. Beberapa tempat perakitan bom akan dibicarakan secara persuatif.

Camat Sahab meminta pengurus dan kelompok nelayan yang dikukuhkan untuk berkomitmen menjaga ekosistem laut. Menurutnya, tindakan pengeboman merupakan tindakan yang melanggar ajaran agama dan peraturan perundang-undangan.

“Secara agama kita tidak diajarkan demikian. Jadi, bapak ibu diharapkan menangkap ikan dengan peralatan yang ada. Jangan lagi ada bom-bom di laut,”tegas dia.

Foto: Lurah Tanjung sedang memberikan sambutan saat pengukuhan Pengurus FMPPI Kelurahan Tanjung,Kabupaten Ende (Ian/F
Foto: Lurah Tanjung sedang memberikan sambutan saat pengukuhan Pengurus FMPPI Kelurahan Tanjung,Kabupaten Ende (Ian/VoN)

Forum ini kemudian menyampaikan pernyataan sikap yang dibacakan Mohammad Kasim, Ketua kolompok nelayan kampong baru satu. Dalam pernyataan sikap, terdapat beberapa poin.

Salah satu diantaranya, bahwa para nelayan bersedia secara sadar tidak akan menangkap ikan dengan cara pengeboman serta menjaga keutuhan ekosistem laut.

Kesempatan yang sama, Kasim berjanji, pihaknya berkomitmen untuk tidak melakukan hal yang sama seperti pada waktu sebelumnya. Pihaknya akan bekerja sama dengan Pol Air serta TNI Angkatan Laut untuk mengawasi serta menjaga ekosistem laut agar kembali utuh.

“Kami siap mengawasi dan berjanji tidak lakukan bom lagi,”Katanya singkat.

Selanjutnya, pernyataan sikap tersebut dilakukan penandatangan oleh perwakilan masyarakat lalu diserahkan kepada Camat Ende Selatan.

Lurah Tanjung, Pua Muhamad mengatakan penangkapan ikan dengan cara pengeboman dapat menimbulkan masalah seperti kerusakan lingkungan hidup dan mengancam nyawa manusia.

Oleh sebab itu, ia berharap agar forum tersebut dapat bekerja lebih optimal untuk mengatasi masalah pengeboman.

“Menyelesaikan masalah ini dari kita, oleh kita dan untuk kita. Saya berharap masyarakat dapat mewariskan ini kepada anak cucu kita,”Katanya.

Sementara itu, Ketua FMPPI, Zainudin Pua Geno, usai itu mengungkapkan akan meminimalisir kegiatan pengeboman ikan yang dilakukan oleh nelayan.

Dijelaskan, pihaknya akan melakukan pendekatan persuatif dengan system door to door kepada masyarakat Kelurahan Tanjung.

“Dari rumah ke rumahlah akan kami dekati dan memberikan pemahaman. Kita akan dibantu oleh kelompok-kelompok nelayan untuk mengawasi. Karena mereka (kelompok nelayan) sudah termasuk anggota forum. Jadi, kami kembali memulihkan ekosistem laut yang selama ini sudah tercemar,”Kata Zainudin**(Ian/VoN)

Foto Feature: Ketua Forum Masyarakat Peduli Pengeboman Ikan (FMPPI) Kelurahan Tanjung sedang menandatangani surat keputusan saat pengukuhan Pengurus FMPPI di Lapangan Futsal Tanjung Ende, Kamis (01/12)

 

 

 

Ende
Previous ArticleKobus Mbotu, Mantan Napi Jadi Pengrajin Musik Tradisional NTT
Next Article 55 Tim Bergabung dalam Turnamen Hukum Cup Undana

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.