Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kasus Penipuan oleh Ketua Yayasan IKIP Bajowawo Dilimpahkan ke Kejari Ende
HEADLINE

Kasus Penipuan oleh Ketua Yayasan IKIP Bajowawo Dilimpahkan ke Kejari Ende

By Redaksi2 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Kepolisian Resort Ende melimpahkan berkas perkara kasus penipuan yang dilakukan Ketua Yayasan Kampus IKIP Bajowawo Ende, Kosmas Damianus David, kepada pihak Kejaksaan Negeri Ende, Jumad (2/12).

Kasus tersebut sudah P21 dan ditetapkan Kosmas sebagai tersangka. Polisi menyerahkan tersangka dan barang bukti sekitar pukul 14.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Ende, Abba Mean, mengatakan, penanganan kasus penipuan tersebut sedikit lambat sebab memerlukan kesaksian ahli yang berkompenten. Dengan demikian, setelah pemeriksaan pelaku berlanjut dan dibuktikan bahwa pelaku melakukan penipuan.

“Selanjutnya kami serahkan kepada jaksa sebagai penyidik untuk ditindaklanjuti” Ujar Kasat Abba kepada Wartawan.

Tersangka terjerat pasal 71 juncto 62 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Kemudian pasal 93 juncto 60 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi dan pasal 378 KUHP.

“Ancamannya, penjara 10 tahun dan denda 1miliar rupiah. Karena ini adalah kasus melakukan penyelenggaraan pendidikan tanpa ijinan dari dikti.”Jelas Abba.

Dia mengungkapkan untuk sementara belum ada tersangka lainnya dalam kasus ini.

Sementara itu, salah seorang korban penipuan, Benedikta Mango, yang merupakan mahasiswa IKIP Bajowawo secara terpisah menyesalkan tindakan yang dilakukan pelaku. Ia mengakui mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Ia mendukung proses hukum yang dilakukan pihak berwenang kepada pelaku. Sebab, menurutnya, pelaku telah melakukan penipuan terhadap ribuan mahasiswa.

“Menurut saya ini perilaku yang buruk. Kami banyak yang korban. Saya hitung, kerugian biaya sekitar tiga puluhan juta.”Katanya.

“Saya harap diproses sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. Saya juga berterima kasih kepada pihak kepolisian karena sudah tetapkan sebagai tersangka. Pokoknya, diproses sajalah,”Tutur Benedikta.**(Ian/VoN)

Foto Feature: Kasat Reskrim Polres Ende, Abba Mean saat bertemu beberapa waktu lalu (Foto : Ian Bala)

Kota Kupang
Previous ArticleIni Penjelasan Kadis Dispenduk Kota Kupang Terkait Data Pemilih Invalid
Next Article 5 Kelurahan di Kota Kupang akan Dimekarkan

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.