Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»5 Kelurahan di Kota Kupang akan Dimekarkan
Regional NTT

5 Kelurahan di Kota Kupang akan Dimekarkan

By Redaksi2 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

FGD ini diharapkan murni aspirasi dari masyarakat baik itu mengenai nama kelurahan maupun batas wilayah

Kota Kupang, VoxNtt.com- Lingkup wilayah yang luas dan pendekatan pelayanan menjadi alasan pengajuan aspirasi dalam kebijakan pembentukan kelurahan baru di Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT.

Berdasarkan keputusan DPRD Kota Kupang, terdapat 5 kelurahan yang akan dimekarkan yakni Kelurahan Namosain, Kelurahan sikumana, Kelurahan Liliba, Kelurahan Fatululi dan kelurahan Oesapa oesapa.

Terkait rencana tersebut, tim ahli dan bagian pemerintahan diturunkan ke masyarakat untuk mengadakan Fokus Grup Diskusi (FGD).

Kegiatan FGD dilakukan selama 3 hari dari tanggal 1 Desember-3 Desember 2016 di lima keluhana baru tersebut.

Kepala Bagian Pemerintahan, Yanuar Dally saat diwawancarai Jumat,(02/12/2016) mengatakan diskusi dalam FGD ini diharapkan murni aspirasi dari masyarakat baik itu mengenai nama kelurahan maupun batas wilayah.

“Saya sudah wanti-wanti Kasubag di sini, betul-betul FGD menyerap aspirasi masyarakat. Kita di sini hanya memberitahukan tentang teknis dan regulasi yang ada. Perkembangan diskusi kita serap aspirasi masyarakat” ujarnya.

Dikarenakan pemekaran kelurahan baru ini membutuhkan proses yang bertahap, Yanuar mengharapkan, tindak lanjut dari FGD sesuai dengan  penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pada 2017.

Pemekaran kelurahan baru telah tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 31 Tahun 2006 Tentang Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Kelurahan atau Kecamatan. (Nicke/VoN).

Foto: Peta Kota Kupang (Foto: BPS)

Kota Kupang
Previous ArticleKasus Penipuan oleh Ketua Yayasan IKIP Bajowawo Dilimpahkan ke Kejari Ende
Next Article Di Manggarai Timur, 21 Orang Meninggal Akibat AIDS

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.