Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Natalie : “Atasi Masalah Mulai dari Media Sosial”
HEADLINE

Natalie : “Atasi Masalah Mulai dari Media Sosial”

By Redaksi4 Desember 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Lebih dari 80 persen orang muda menggunakan media sosial untuk menampilkan diri sendiri dari pada masalah sosial sekitar

Ende, VoxNtt.com-CEO Greenerations Foundation, Christian Natalie, mengajak masyarakat NTT khususnya orang muda untuk memanfaatkan media sosial secara baik.

Menurutnya, lebih dari 80 persen orang muda menggunakan media sosial untuk menampilkan diri sendiri dari pada masalah sosial sekitar.

Hal ini diungkapkan Natalie saat workshop social media for social good kerja sama dengan Flobamora blogger community di Aula Rektor Kampus 4, Universitas Flores (3/12).

Dalam paparan yang dihadiri sejumlah mahasiswa dan berbagai komunitas pemuda, Natalie menjelaskan Indonesia tercatat negara terbesar pengguna media sosial.

Urutan ketiga pengguna medsos twitter dan urutan keempat pengguna medsos facebook.

“Banyak masalah sekitar yang tidak diekspos. Masalah sampah, masalah lingkungan hidup, masalah pendidikan, ekonomi dan banyak masalah lain. Orang muda harus bisa menyelesaikan masalah ini melalui media sosial.”Ujar coordinator CEO Greenerations Foundation ini yang berpusat di Bandung, Jawa Barat.

Ia mencotohi beberapa aksi sosial yang dilakukan komunitas medsos CEO seperti kegiatan lingkungan hidup di Manado, Sulawesi Utara. Beberapa orang muda Manado dilibatkan kemudian dijadikan anggota komunitas tersebut.

“Kalau kegiatan di Manado semua terlibat. Sekarang menjadi anggota komunitas kita. Jadi, kita harus manfaatkan medsos secara baik.”Katanya yang diakui lakukan aksi sosial di sejumlah daerah di Indonesia.

Natalie menjelaskan Ende merupakan kota keenam gelar workshop media sosial setelah kota Aceh, Banjarmasin, Tarakan, Manado dan Denpasar. Untuk itu, ia mengajak orang muda Ende terlibat membangun bangsa dan tanah air melalui komunikasi medsos.

“Banyak medsos sebagai tempat narsis, atau yang merusak keberadaban social. Harus memanfaatkan hal yang positif bagi kehidupan social masyarakat,”Tutur Natalie.

Selain Natalie, Mohammad Iqbal menyerukan hal serupa. Menurutnya, medsos merupakan alat komunikasi yang cukup efektif bagi pembangunan bangsa. Medsos adalah alat untuk memperkenalkan dekat dari yang jauh.

“Program social media for social good digunakan untuk mengatasi kebutuhan akan keaksaraan digital kepada setiap orang yang bercimpung dalam bidang pendidikan, lingkungan serta wirausaha,”Ujar Iqbal dari Public Affair Section U.S Embassy Jakarta atau Perwakilan Kedutaan Amerika yang juga hadir pada kesempatan itu.

Sementara itu, Koordinator Flobamora Blogger Community, Tuteh Pharmantara, pada kesempatan yang berbeda menjelaskan workshop tersebut bertujuan untuk mengajak kalangan muda memanfaatkan media sosial yang lebih bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Dijelaskan, media social merupakan suatu hal yang positif untuk mengkoordinasi setiap pengguna. Seperti yang dilakukannya melalui media social dalam aksi satu mok beras untuk pengungsi korban letusan gunung Rokatenda.

“Selain itu kami buat status donor darah melalui facebook. Nah, ini jadi bermanfaat. Saya harap, setelah workshop ini kaum muda semakin membuka diri dalam pengguna media sosial.”Jelas Tuteh.**(Ian/VoN)

Foto Feature: Christian Natalie sedang memberi semangat kepada mahasiswa dan komunitas orang muda saat workshop di aula rektor kampus 4 Universitas Flores, Sabtu (3/12)

Ende
Previous ArticleSaru Politik Di DPRD Manggarai
Next Article Bupati dan Legislator Manggarai Terancam Terlambat Gajian

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.