Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Setelah Masyarakat Digusur, Lokasi Ini Berubah Jadi Tempat Mesum
Regional NTT

Setelah Masyarakat Digusur, Lokasi Ini Berubah Jadi Tempat Mesum

By Redaksi11 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Sikka, VoxNtt.com-Setelah Pemda Sikka menggusur para pemukim di belakang SMA Caritas, Jl. Litbang, Kota Uneng, Maumere, pada (27/10/2014) silam, lokasi tersebut dibiarkan tak terurus.

Alhasil, tempat tersebut sering digunakan oleh pasangan-pasangan kekasih untuk berbuat mesum. Salah seorang warga yang bermukim di sekitar lokasi tersebut, Lukas Lusi melaporkan hal tersebut kepada VoxNtt.com pada Minggu, (11/12/2016).

Menurut Lukas, sejak 60 lebih keluarga yang mendiami lokasi tersebut digusur dua tahun lalu, tempat tersebut dibiarkan tidak terurus dan ditumbuhi semak.

Meskipun di malam harinya tempat tersebut gelap dan menyeramkan karena dilalui oleh jalur kali kering, namun seringkali dirinya menemukan pasangan-pasangan yang memasuki lokasi tersebut.

“Mereka biasanya masuk lewat jalan kecil samping jembatan atau dari samping rumah sakit, hanya yang bapa biasa lihat yang lewat samping jembatan,” ujar pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang tambal ban ini.

Menurutnya, sering dia dan keluarganya memergoki mereka sedang berbuat tak senonoh.

“Kadang tengah malam saya dengar bunyi-bunyi, saya pikir ada pencuri tahu-tahunya ada orang sementara buat aneh,” ungkap dia.

Pernah suatu waktu ada motor yang masuk ke tempat itu dan kira-kira satu jam kemudian terdengar teriakan minta tolong namun dia dan keluarganya memilih untuk tidak keluar rumah.

Pasalnya, menurut dia siapa pun yang masuk ke situ harus sudah siap terima resiko karena tempat tersebut gelap dan seperti hutan.

“Bisa saja ada ular atau binatang malam atau orang jahat dalam tempat seperti itu,” ujarnya. Dirinya menghimbau agar Pemerintah Daerah tidak menelantarkan lokasi tersebut atau memberikan kepada masyarakat untuk dikelola.

“Dulu masyarakat digusur katanya mau bikin Balai Latihan Kerja, sekarang dibiarkan jadi hutan. Kesimpulannya tempat ini digusur Pemda Sikka untuk jadi tempat mesum,” tegasnya. (Are/VoN)

Foto Feature: Lokasi pemukim di belakang SMA Caritas, Jl. Litbang, Kota Uneng, Maumere (Foto: Are)

Sikka
Previous ArticleDPD PKS Manggarai Layangkan Teguran Tertulis untuk Marsel Ahang
Next Article Praktek Money Politic “Lacuri” Musda IX Golkar Manggarai

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.