Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemuda Sabu Raijua Kupang Sikapi Peristiwa ‘Selasa Berdarah’
Regional NTT

Pemuda Sabu Raijua Kupang Sikapi Peristiwa ‘Selasa Berdarah’

By Redaksi13 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, VoxNtt.com- Forum Angkatan Muda Sabu Raijua (FAM SARAI) menyikapi Peristiwa Berdarah yang  terjadi pada Selasa, (13/12) sekitar pukul 09.00 wita, di ruang kelas V SDN I Seba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, NTT.

Sebelumnya diberitakan seorang pria tak dikenal menyerang siswa SD di sekolah tersebut hingga menyebabkan 7 (tujuh) orang siswa mengalami luka serius di bagian leher, wajah serta tangan.

Atas kejadian memilukan tersebut, Generasi muda Sabu Raijua yang tergabung dalam Forum Angkatan Muda Sabu Raijua (FAM SARAI) Kupang  menyatakan sikap yang diterima VoxNtt.com (13/12) malam, sebagai berikut:

Pertama, generasi muda Sabu Raijua mengutuk keras tindakan yang tidak berperikemanusiaan sehingga melukai anak-anak yang tak bersalah  di SD Negeri 1 Sabu Barat.

“Kami sangat simpati dan empati yang mendalam terhadap korban dan keluarganya, serta mendoakan agar adik-adik kami yang masih dirawat  di RSUD Seba bisa segera pulih” tulis FAM SARAI.

Kedua, Generasi muda meminta Pemda Sabu Raijua dalam hal ini Dinas terkait untuk memfasilitasi pemulihan korban baik fisik maupun psikis untuk mengantisipasi terjadinya trauma yang berkepanjangan.

Ketiga, mendesak pemerintah dan pihak keamanan untuk segera mengusut tuntas kasus ini, mengejar dan menangkap pelakunya serta mendalami motif dari tindakan tersebut.

Selain desakan kepada pemerintah dan pihak keamanan, mereka juga menghimbau kepada semua tokoh lintas agama beserta  umatnya  agar tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, sebab persoalan yang terjadi tidak ada sangkut paut dengan urusan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

“Kepada masyarakat untuk menghargai setiap perbedaan dengan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ini murni aksi terorisme yang dilakukan oleh orang-orang yang sengaja membecah belah persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa Indonesia” tulis mereka yang ditandatangai oleh Ketua, Alfred Raja dan sekretaris, Pelipus Libu Heo.

Di akhir pernyataan, generasi muda Sabu Raijua  berharap agar masyarakat  tetap tenang dan tidak saling memprovokasi dengan menyebarkan informasi-informasi yang tidak benar berkaitan dengan peristiwa ini melalui media sosial dan media lainnya. (Andre/VoN)

Foto Feature: Ketua FAM Sarai, Alfred Raja dan Sekertaris, Pelipus Libu Helo

Kota Kupang Sabu Raijua
Previous ArticleUpah Tak Dibayar, Pekerja Laporkan Kontraktor ke Nakertrans Matim
Next Article Optimisme Timnas Indonesia Mengakhiri Kutukan di Piala AFF

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.