Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Diguncang Gempa 6,6 SR, Ini yang Terjadi di SBD
Regional NTT

Diguncang Gempa 6,6 SR, Ini yang Terjadi di SBD

By Redaksi30 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, VoxNtt.com- Berdasarkan informasi dari situs Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 6,6 skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/12) pukul 05.30.19 WIB pagi ini. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Gempa Mag:6.6 SR, 30-Dec-16 05:30:19 WIB, Lok:9.37 LS,118.63 BT (59 km Barat Laut SUMBA BARAT DAYA-NTT), Kedalaman:91 Km #BMKG,” demikian tulis akun Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), @infoBMKG,  Jumat (30/12).

Titik pusat gempa berada di laut pada jarak 59 kilometer barat laut Kabupaten Sumba Barat Daya. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 91 kilometer di bawah laut.

Sementara, untuk koordinat gempa terletak di 9,37 derajat lintang selatan (LS) LS dan 118,63 derajat bujur timur (BT)

Meski berkekuatan 6,6 SR, salah satu warga Sumba Barat Daya, Robert Dai yang dihubungi VoxNtt.com mengatakan gempa yang mengguncang daerah itu tidak berlangsung lama dan tidak ada kerusakan bangunan akibat goncangan gempa.

“Tidak ada kerusakan bangunan. Gempanya tidak lama” kata Robert yang bertempat tinggal di kelurahan Langga Lero, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya.

Robert mengaku saat gempa terjadi sempat membuat warga di lokasi itu terkejut, namun karena goncangannya tidak terlalu lama situasi kembali normal.

“Di sekitar tidak ada bangunan yang retak apalagi roboh” ujar Robert.

Saat ditanya apa ada gempa susulan, sampai saat ini ia mengaku belum ada gempa susulan. Ia juga berharap agar pemerintah daerah setempat lebih cepat menginformasikan kepada warga jika ada potensi gempa susulan. (AH/VoN)

Foto Feature: Robert Dai, warga Sumba Barat Daya.

 

 

 

Sumba Barat Daya
Previous ArticleKadis DKP Sikka: Tanpa Dukungan Infrastruktur, Ekonomi Laut Hanya Mimpi Kosong
Next Article Mengenang Gus Dur (In Memoriam)

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.