Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Gedung Inspektorat, Jaksa Periksa Pejabat Matim
Regional NTT

Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Gedung Inspektorat, Jaksa Periksa Pejabat Matim

By Redaksi6 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Inspektorat Matim (Dok. Ardy Abba)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai-Flores mulai menyelidiki dugaan korupsi pembangunan kantor inspektorat Manggarai Timur (Matim).

Dalam penyelidikan ini, Kejari Manggarai mulai memeriksa Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Matim Lorens Loni pada Jumat, (6/1/2017).

Dalam proyek senilai Rp 1.944.880.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Matim tahun 2015 itu, ia menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Gedung ini dikerjakan oleh CV Tiga Putra Sejati asal Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Pantauan sejumlah awak media selain Lorens, menyusul pula dua orang lagi rekannya yang datang ke kantor Kejari Manggarai Jumat pagi.

Ia tampak diperiksa oleh Kepala Seksi Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Manggarai Ida Bagus Putu Widnyana dari pagi hingga sore hari di ruangannya.

Beberapa saat setelah Lorens diperiksa, datang seorang pria yang diduga sebagai Konsultan Perencana proyek tersebut. Pria itu juga diperiksa Ida Bagus di ruangan yang sama.

Sedangkan, seorang lain rekan Lorens yang ikut diperiksa Kejari Manggarai ialah tenaga ahli proyek gedung inspektorat Matim bernama Firman.

Saat ditanya wartawan, Ida Bagus enggan memberikan komentar seputar pemeriksaan Lorens dan dua rekannya itu.

“Ini baru pemeriksaan pertama. Maaf, kami belum bisa menjelaskan kepada wartawan karena ada aturan yang harus kami taati,” katanya.

Sementara, Lorens sempat menjawab wartawan saat istirahat dari pemeriksaan. Dia mengaku, dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait proyek pembangunan gedung Inspektorat Matim

“Saya dipanggil untuk klarifikasi hal-hal yang dulu sempat diberitakan oleh teman-teman di media. Ada beberapa bagian yang rusak. Tapi sudah diperbaiki,” aku Lorens

Menurut Lorens, dirinya juga meminta jaksa untuk bersama-sama meninjau gedung yang dipersoalkan itu agar jaksa juga mengetahui kondisi sebenarnya. (Ardy Abba/VoN)

Foto: Gedung Inspektorat Matim (Foto: Ardy Abba/VoN)

Manggarai
Previous ArticleSuster Cypriana, Jadi Orang Tua bagi Anak Yatim Piatu
Next Article FITRA: PP Kenaikan tarif STNK Cacat Administrasi

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.