Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»WTM Distribusi 90 Ekor Ayam untuk Kelompok Tani Desa Hale
Regional NTT

WTM Distribusi 90 Ekor Ayam untuk Kelompok Tani Desa Hale

By Redaksi23 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.com-Dalam rangka mendukung budidaya ternak ayam Wahana Tani Mandiri (WTM) Sikka memfasilitiasi serta melakukan dampingan kepada setiap anggota kelompok di Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Sikka.

Sebagai dukungan kepada para petani, WTM yang bekerja sama dengan Critycal Ecosistem Fund Partnership Fund (CEPF) mendistribusi ayam lokal.

Tim WTM bersama Suplier mendroping 90 ekor ayam kepada dua kelompok tani yakni: kelompot tani Gaging Pani dan Kelompok Tani Ru Reo di Glak, Desa Hale, kecamatan Mapitara (23/01).

Foto: Herry Naif, koordinator program WTM.

Herry Naif, Koordinator Program WTM pada acara serah terima ayam tersebut  mengatakan program ini sempat tertunda karena serangan virus tetelo pada ayam di wilayah Mapitara bahkan hampir sebagian kabupaten Sikka.

“Untuk itu, pendistribusian ini dilakukan setelah dinyatakan aman” ujarnya.

Acara penyerahan ini juga dihadiri oleh Anton Teyson dan Servasius Alfred dan beberapa masyarakat dari kelompok gaging pani dan Ru Reo.

Acara ini ditandai secara simbolis dengan penyerahan ayam oleh Suplier, Anton Teyson. Selanjutnya pendandatangan berita acara penerimaan ayam oleh kedua kader dengan WTM.

Anton Teyson, pada acara tersebut berharap bahwa pendropingan ayam tersebut sebagai motivasi dalam mendukung petani agar apa yang dicitakan dapat tercapai.

Dikatakan, setelah ini akan mendistribusi juga benih kakao sebanyak 450, Pala (20) dan Cengke.

“Kita berharap bahwa motivasi ini direspon oleh kelompok tani dalam mendukung sebuah pola pengelolaan pertanian yang lestari” ujar Anton.***(Herry/VoN)

Foto:Kandang ayam dari WTM digotong ke desa Hale, Sikka

Sikka
Previous ArticlePadi Berbintik Hitam, Sawah di Mbay Terancam Gagal Panen
Next Article Soal Isu Pemecatan 14 PNS, Ini Tanggapan Bupati Manggarai

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.