Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jalan Ruteng-Reo Tutup Akibat Longsor
Regional NTT

Jalan Ruteng-Reo Tutup Akibat Longsor

By Redaksi28 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi salah satu jalan Ruteng-Reo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng,VoxNtt.Com-Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (27/1/2017) pagi sampai malam menyebabkan longsor setinggi dua meter di beberapa titik jalur Ruteng menuju Reo.

Salah satu titik longsor tepatnya di seputar Kampung Gangguawang, Desa Gapong, Kecamatan Cibal.

Asti Dohu, pengendara motor yang melewati jalur itu kepada VoxNtt.com, Sabtu (28/1/2017) mengatakan longsor hanya setinggi 1 sampai 2 meter.

Longsor terjadi sekitar pukul 09.30 Wita pagi. Meski longsor tidak terlalu tinggi, para pengendara memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan.

“Kami memilih tidak melanjutkan perjalanan ke Reo. Kami kembali ke Ruteng lagi. Pengendara lain juga memilih untuk kembali ke Ruteng. Ada pengendara  yang memilih melewati  Jalur Bajawa melalui jalur Utara, Pota menuju Reo,” ujar Asti.

Kondisi jalan yang ditutupi longsor

Dia manambahkan longsor yang ada pada titik Ruteng-Reo ada banyak tetapi ukurannya tidak terlalu tinggi. Meski longsor tidak terlalu tinggi, para pengendara nemilih untuk tidak melanjutkan perjalanan.

Pengendara lain, Elfrid Semai mengatakan longsor bukan hanya terjadi di seputar Cibal. Jalur Reo menuju Pota juga terjadi longsor.

” Jalur Reo menuju Pota juga terjadi longsor. Tetapi tidak terlalu tinggi,” katanya.

Dia berharap agar Pemkab Manggarai segera membersihkan beberapa titik longsor pada jalur tersebut agar pengendara dapat melintas.

Pantauan media ini di lokasi longsor, sejumlah petugas penanggulangan Bencana dari Kabupaten Manggarai seperti pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) sudah mulai tiba di lokasi.

Sampai saat ini, dari beberapa titik tanah longsor belum ada laporan korban jiwa. ***(Satria/VoN).

Manggarai Barat
Previous ArticleGregorius Tagur: Banggakan NTT Lewat Seni di Mata Dunia
Next Article Kongres PSSI Sikka: Bola Sepak Harus Dijauhkan dari Kepentingan Lain

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.