Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Belum Ada Perbaikan Atas Rusaknya Pelabuhan Kewapante
HEADLINE

Belum Ada Perbaikan Atas Rusaknya Pelabuhan Kewapante

By Redaksi18 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kerusakan badan jalan masuk dan jembatan penyeberangan Pelabuhan pada Penyeberangan Kewapante, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka. Foto diambil pada Sabtu, 18/2/2017 (Foto: Are de Peskim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com- Pasca dilakukan pengukuran dan penilaian kerusakan oleh surveyor Balai LLAJ dan ASDP Bali pada Selasa (7/2/2017) lalu, sampai saat ini belum dilakukan upaya perbaikan kerusakan pada Pelabuhan Penyerberangan Kewapante, Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Sikka.

Pantauan VoxNtt.Com pada Sabtu (18/2/2017) tidak ada aktifitas di pelabuhan.

Pada Selasa (7/2/2017) lalu baik surveyor Balai LLAJ dan ASDP Bali, Edi W maupun Kadis Perhubungan Sikka, Wilhelmus Sirilus yang ditemui VoxNtt.Com di lokasi menyatakan akan dilakukan penanganan emergency atas kerusakan yang terjadi.

Bentuk penanganan yang akan dilakukan adalah penimbunan batu sepanjang sisi jalan yang hancur oleh ombak.

Warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi mengatakan sampai hari ini tidak ada penimbunan batu.

“Tidak ada truk yang datang antar batu. Hanya ada 2 truk antar batu hari beberapa hari lalu tetapi itu untuk warga di samping punya rumah,” ungkap Ibu Theresia Bura (56) kepada VoxNtt.Com pada Sabtu (18/2/2017).

Pantauan media ini, sisi jalan yang rusak masih dibiarkan. Demikian juga jembatan penyeberangan yang rusak pun belum diganti. Sementara kondisi laut sudah kembali normal.

Kadis Perhubungan Sikka, Wilhelmus Sirilus yang dikonfirmasi media ini pada Sabtu (18/2/2017) melalui telepon menyatakan perbaikan pelabuhan tersebut adalah wewenang Balai LLAJ dan ASDP Bali.

“Tugas kita adalah melakukan pengukuran dan penilaian kerusakan. Itu sudah sama-sama kami lakukan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Wilhelmus mengimbau agar masyarakat bersabar. “Kami sudah bersurat jadi kita tinggal menunggu saja bagaimana perkembangannya,” tegas Wilhelmus. (Are/VoN).

Sikka
Previous ArticleTembok Penahan Ambruk, Jalan Wae Tegel Terancam Putus
Next Article Breaking News: Kantor Kejaksaan Negeri Ruteng Terbakar

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.